Honda vs Yamaha Bagus Mana? Inilah 7 Perbedaannya

Advertisement

Motorisblog.com – Om Bro!! Bicara soal Honda vs Yamaha bagus mana, pasti tidak semua orang berpendapat sama. Ada yang bilang bagus ‘H’, ada juga yang bilang bagus ‘Y’. Karena semuanya kembali pade selera dan kebutuhan Om Bro masing-masing.

Advertisement

Mtb sendiri pernah punya motor dari dua brand raksasa ini, meskipun hanya produk low end alias entry level.

Tapi memang menurut Mtb justru lebih fair ketika kita membandingkan produk massal, dibanding produk flagship.

Karena apa??

Karena dari produk massal itu kita jadi tahu, seperti apa kualitas yang mereka tawarkan pada banyak orang.

Honda vs Yamaha Bagus Mana??

Ketika Mtb harus menjawab pertanyaan “Honda vs Yamaha bagus mana??”, jelas Mtb tidak bisa menjawabnya secara singkat. Karena dari setiap produk yang mereka keluarkan, masing-masing punya kelebihan dan kekurangan.

Dan untuk setiap model yang berbeda, kelebihan dan kelemahan yang dibawa pun berbeda-beda. Jadi sama sekali tidak bisa dipukul rata dengan kata ‘bagus Honda’ atau ‘bagus Yamaha’.

Tidak bisa Om… Harus dijelaskan secara detail.

Bahan Observasi

Dalam menyusun tulisan ini, Mtb mengambil dasar dari pengalaman Mtb terhadap motor-motor berikut ini:

Kesimpulan Hasil Komparasi

Nah, dari beberapa motor tersebut diatas, Mtb mengambil kesimpulan sebagai berikut:

1. Karakter mesin

Di poin pertama ini, karakter mesin Yamaha dikenal lebih agresif diputaran bawah. Hal itu sepertinya untuk membuktikan image bahwa Yamaha adalah motor kencang.

Pada awal tahun 2011 lalu Mtb pernah diberitahukan oleh salah seorang mekanik Yamaha dibilangan Tanjungduren, Jakarta Barat, bahwa karakter responsif itu dihasilkan dari setelan klep yang lebih renggang dibanding merk Honda.

Selain itu, konsumsi BBM untuk motor Yamaha juga cenderung agak boros, sehingga menghasilkan power yang lebih besar.

Sedangkan untuk Honda, menurut beberapa orang kurang responsif diputaran bawah, tapi mantap diputaran atas.

Mtb sendiri kurang setuju dengan pendapat tersebut.

Iya mungkin benar, tapi tidak pada semua tipe.

Di sekira tahun 2012 atau 2013 Mtb pernah membandingkan Vega R dengan Supra X di jalan Tigaraksa – Cikupa, Tangerang.

Hasilnya??

Menurut feelling Mtb, tarikan Vega dari gigi 1 sampai gigi 4 terus naik hingga putaran gas mentok.

Sedangkan Supra X tarikannya hanya sampai gigi 3. Saat memasuki gigi 4, Supra X 125 serasa berat sekali untuk bertambah kecepatan, bahkan sampai putaran gas mentok pun kecepatannya serasa ngga nambah.

Jadi disini Mtb menyimpulkan bahwa Supra X 125 ternyata tidak mantap diputaran atas.

Tapi itu hanya berdasarkan feeling saja ya Om. Mtb tidak menggunakan alat ukur apapun saat itu.

Dan sayangnya lagi Mtb tidak memperhatikan berapa top speed yang didapat saat itu. Soale Mtb hanya fokus pada feel akselerasi, tanpa ada kepentingan apa-apa.

Apalagi saat itu Mtb sama sekali belum mengenal dunia blogging. Sama sekali belum kepikiran bakal jadi penulis artikel. Jadi ya tidak ada yang Mtb anggap penting.

Intinya saat itu Mtb hanya butuh pembuktian untuk kepuasan diri Mtb sendiri tok saja.

Kemudian lagi disini Om Bro jangan bertanya kenapa saya bandingkan Yamaha Vega R 110 dengan Honda Supra X 125. Mtb faham itu tidak fair. Kelasnya beda. Tapi ya itu tadi, saat itu Mtb tidak punya kepentingan apa-apa selain hanya ingin tahu. Maka Mtb sama sekali tidak mencari komparasi yang sekelas.

So, singkatnya, antara Vega R 110 vs Supra X 125, karakter mesin Vega R sangat terasa lebih responsif.

2. Kepakeman Rem

Dari semua tipe motor yang Mtb tuliskan di atas, sumpah kerasa banget bedanya bahwa rem Yamaha lebih pakem dari rem Honda, terutama rem depan.

Tapi sepertinya kepakeman rem Yamaha punya efek buruk pada bantalan kemudi (komstir).

Entah kebetulan atau memang benar, Vega R punya Mtb, Vega R punya kakak ipar Mtb, Jupiter Z punya teman Mtb, dan Mio Sporty punya mertua Mtb, komstirnya sudah pada “koplak” diusia 2-3 tahun. Sementara komstir Honda Fit X milik kakak Mtb masih baik-baik saja saat umur motor sudah menginjak 5 tahun.

Honda Spacy FI punya Mtb juga baru mulai rewel komstirnya saat usia motor menginjak 5 tahun. Itupun Spacy Mtb pernah menjadi armada angkut berat selama sekira 2,5 tahun. Jika tidak, mungkin komstirnya bakal bisa lebih awet lagi.

Advertisement

Jadi disini Mtb anggap impas ya Om. Rem Honda kalah pakem dari Yamaha, sedangkan komstir Yamaha kalah awet dari Honda.

Tapi sekali lagi Mtb ingatkan, ini kita bicara motor entry level ya Om. Jadi jangan dibandingkan dengan produk premium atau bahkan produk flagship.

3. Mutu velg

Di poin ini kita lebih fokus pada tipe matic saja ya Om. Karena Mtb hampir tidak melihat masalah velg ini di kelas bebek dan sport.

Menurut pengamatan Mtb, membandingkan antara Mio lama alias Mio karbu dan Mio Soul lama serta Mio J vs Honda Beat karbu dan Honda Vario 110 karbu, Mtb sering melihat velg motor Yamaha (tipe tersebut) roda belakangnya “goyang”. Termasuk mio sporty milik mertua Mtb.

Sementara itu Mtb belum pernah melihat (dijalanan) velg matic Honda yang goyang.

Ataupun jika ada, goyangnya velg skutik Honda tidak sebanyak dan tidak separah skutik Yamaha.

4. Mutu Logam (Khususnya Stang dan Footstep)

Mtb ini dulunya adalah seorang biker yang “seruntulan”. Mtb pernah terjatuh dari motor Fit X di Cempakaputih, Jakarta, dan jatuh lagi dari Vega R di Jayanti, Tangerang Barat. Untungnya pada saat jatuh itu motor yang Mtb tunggangi juga ikut jatuh. Bayangkan jika Mtb jatuh tapi motornya jalan terus, kan repot Mtb ngejarnya Om. Wkwkwkwk.

Nah, akibat dari terjatuh itu, motor Fit X dan Vega R Mtb stang dan footstepnya “menyon”.

Halah. Bahasa apalagi itu “menyon”…

Ya pokoknya bengkok lah.

Anehnya, saat itu stang dan footstep Fit X bisa diluruskan kembali hanya dengan alat sederhana, yaitu menggunakan sebatang pipa besi. Walaupun iya pasti hasilnya tidak sempurna, tapi setidaknya bisa.

Dan selain itu ternyata “segi tiga” garpu depan Fit X juga menyon sehingga harus di press supaya lurus kembali.

Namun tidak demikian dengan Vega R.

Pada saat setelah Mtb kecelakaan itu, Mtb coba cara yang sama seperti saat memperbaiki stang dan footstep Honda Fit X, tapi gagal. Footstep dan stang Vega R harus dibongkar untuk diluruskan di bengkel dengan cara dipanaskan terlebih dahulu. Tidak bisa diluruskan dengan sebatang pipa besi seperti yang Mtb lakukan pada Honda Fit X.

Dan saat diperiksa, ternyata segitiga motor Vega R Mtb tersebut baik-baik saja.

Terlepas dari seberapa besar “bantingan” pada saat Mtb terjatuh, dan entah kebetulan atau memang benar begitu, intinya di poin ini material logam setang dan footstep Vega R lebih baik dibanding Fit X.

5. Getaran Mesin

Dalam hal ini jika Om Bro obyektif, maka Om Bro akan mengakui bahwa getaran mesin motor Yamaha tipe matic dan bebek lebih “terasa” dibanding skutik dan bebek Honda.

Artinya secara singkat: sistem peredam getar pada motor Honda lebih baik dibanding Yamaha.

6. Suspensi

Sementara itu untuk perkara suspensi, harus diakui bahwa suspensi Honda lebih panjang dan lebih empuk dari Yamaha. Itu secara rata-rata di segmen bebek dan skutik.

Kondisi ini tentu memberikan perbedaan kenyamanan pada pengendara, terutama ketika kita melibas jalanan bergelombang.

Trus apakah suspensi yamaha jelek??

Tidak juga. Yamaha memang sengaja menganut suspensi tipe stiff yang cenderung keras, dengan maksud supaya motor lebih stabil pada kecepatan tinggi dan pada saat bermanuver di tikungan.

Jadi terserah pada selera dan kebutuhan Om Bro masing-masing. Apakah Om Bro mau pilih nyaman atau pilih gesit??

7. Desain

Nah, kalau urusan desain, Mtb kira penilaiannya cenderung subyektif ya Om.

Karena apa??

Karena suatu desain yang bagus menurut seseorang, belum tentu bagus menurut orang lain.

Contoh nilai desain motor berdasarkan selera Mtb:

Itu penilaian berdasarkan selera Mtb. Belum tentu Om Bro sependapat dengan Mtb. Betul??

Satu hal lagi. Komparasi tersebut Mtb ambil dari motor-motor model lama. Jadi untuk saat ini bisa saja nilai-nilai yang Mtb sebutkan di atas itu sudah tidak relevan lagi. Tapi tetap sebagian besar diantaranya masih relevan. (Mtb).

Advertisement

41 komentar untuk “Honda vs Yamaha Bagus Mana? Inilah 7 Perbedaannya”

    1. Ada satu poin saya anggap yamaha lebih baik dari honda yaitu pada switching kampu besar/beam, untuk yamaha lampu nyala setelah mesin hidup sehingga batre akan lebih awet sedangkan honda begitu main switch “ON” lampu besar langsung menyala, itu yang saya anggap minus point dari honda.

  1. Saya bilang sih patokannya jangan merk ya… Tergantung motornya mau jenis apa? Trus disini juga sampean kurang spesifik. Maksudnya motor laki berapa cc nih? Kalau kelasnya 150 cc, saya sudah punya artikel CB150R vs Vixion R vs GSX-S. Kalau mau yang full fairing, saya punya CBR150 vs R15 vs GSC-R. Atau mau yang bebek sport, ada Supra GTR vs MX King.

    Coba cek di bagian bawah, pada artikel terkait dan artikel terpopuler. Kalau artikel yang sampean tidak muncul, ketik saja di kotak pencarian blog ini. Silahkan di baca untuk menjadi pertimbangan.

    Semoga bermanfaat.

    1. Dari segi teknologi lebih bagus vixion, dari segi desain lebih bagus cb 150 tapi kembali ke anda seleranya apa. Dari segi keunggulan lebih unggul vixion

  2. Kalo maksudnya masalah kemudahan operasional dijalanan macet, jawabannya jelas motor matic yang berbody ramping dan joknya ngga terlalu tinggi. Pilihannya mio z, mio m3, honda beat.

    Kalo kelas premium rata-rata bodynya gambot atau tinggi.

  3. Boleh juga… biar tahu sendiri perbedaan honda dan yamaha. Jadi bukan cuma kata orang lain.

    Review saya diatas hanya melibatkan beberapa tipe motor saja. Untuk tipe lain, bisa jadi hasilnya akan berbeda.

  4. Kira-kira galaunya dibagian mana nih, Om? Coba ke kotak pencarian, ketik "pilih yamaha atau honda". Saya sudah menuliskan artikel tentang pemilihan sebelum membeli. Barangkali bisa melunturkan kegalauan Om Bro?

  5. Sebenarnya motor Beat udah terbilang nyaman, soale merk sebelah justru shocknya lebih keras.

    Kalo Ibu pengen yang lebih nyaman, pilihannya Vario 125 atau 150, soale shocknya lebih panjang. Tapi Vario itu lebih tinggi, jadi kurang enak naik-turunnya kalo tinggi badan tidak mendukung.

    Soal keamanan, saat ini matic Honda yang tidak terlalu mahal ada All New Scoopy. Dia sudah dilengkapi alarm anti maling.

    Saya sudah mereviewnya di blog ini. Coba Ibu ke kolom pencarian, ketik Scoopy vs Vino.

  6. Mas minta recomend nya dong mo beli motor secara motorku honda beat abis ilang dicuri😂 kira2 motor yang nyaman dan aman buat ibu2 yang teledor kayak saya apa ya seringnya saya lupa kunci stir 😊Nyaman maksud saya honda beat kemaren skok nya kok keras banget dipake djalan bergelombang ampun badan serasa dibanting banting heheheh… Paling tidak nyaman dipake nggak perlu cepat saya bukan pembalap hhhhh… asal nyaman dipake kerja sambi nganter anak sekolah kalo bisa matic

  7. Kalo dibandingkan semua motor ada kelebihan dan kekurangan.
    New vixion vs cb 150
    Kalo saya pakai vixion di jalanan yang juga banyak tikungan tentu cb 150 akan kesulitan mengejar saya.
    Tapi sebaliknya kalo trek lurus vixion akan kerepotan mengejar top speed cb 150.
    Tapi kalo saya pribadi saya lebih suka main akselerasi dari pada top speed.

  8. Iya. Hal itu juga yang sering saya suarakan di blog ini. Perkara kenyamanan memang sepertinya belum cukup mendapat perhatian dari Yamaha. Padahal secara jumlah penjualan sudah nyata, Yamaha terpaut jauh dari Honda (terutama dikelas low end).

    Mudah-mudahan kedepan Yamaha mau berubah menjadi nyaman, supaya pertarungan menjadi seimbang.

  9. kalau orang lain terserah, tapi kalo gw mau motor anyar mau motkas tetep honda aja.bukan apa2 motor yamaha itu gak nyaman, badan2 pegal semua baik sebagai rider maupun sbg boncenger. scara gw hobi jalan2 naik roda dua, nyiksa banget tu yamaha… pake honda butut 2,5 jam nonstop bawaannya masih pingin lanjut, lha kalau pake yamaha? belum 15 menit udah pegal semua. bukan yamaha gw aja, gw dibonceng pake yamaha teman juga gak ada2 nyaman2nya, selangkangan rasanya kaya ditonjok2 padahal dia bawanya udah ati2. udah jual tu yamaha dan kapok gak akan pernah beli yamaha lagi. bodo amat mau keluarin produk apa yamaha, gak ngaruh toh gak akan beli juga… mau dibilang fbh trserah, scara gw adalah fbc (fanboy of comfort) alias fanboy kenyamanan. kalau pun gak ada honda, masih mendingan gw beli suzy butut, masih nyaman pake suzy, bener2 enek gw liat tuh yamaha… o iya kabarnya nmax suka gak bisa starter, ya? salah sendirilah mau beli yamaha, mahal pula, udah bayarin 24jt lebih malah disuruh rajin2 ngamplas dinamo

    1. Fanboy Honda pake ngeles bilang FBC 🤣🤣🤣🤣 motor yamaha apaan yang lupake emangnya? Coment yang ga bermutu

  10. Sayang sekali saya belum pernah membandingkan keduanya secara langsung. Tapi menurut senior otomotif, suspensi Address itu lembut banget. Selaim itu, Suzuki Address juga minim getaran. Bagasi dan tangki besar. Intinya, nggak kalah dari Honda Beat eSP.

    Address menggunakan suspensi yang jauh berbeda dengan generasi Suzuki Spin.

    Om Bro / Tante Sis bisa baca reviewnya diblog ini. Silahkan ke kotak pencarian untuk membaca artikel "Review Suzuki Address".

    Makasih udah singgah di blog sederhana ini.

  11. Saya suka karakter Yamaha, entah kenapa tarikannya terasa lebih bertenaga, catnya jg lbh awet. Pernah punya Honda, karakter nya cocok buat anteng2 an aja,, sisanya mgkn lebih ke arah perawatan dan lainnya.
    Pembeda yg plg terasa adalah harga, harga Honda rata2 lbh mahal untuk spesifikasi yg sama. Klo harga purna jual saya rasa relatif, liat di pasar manapun, relatif, tidak ada bukti otentik bahwa harga jual kembali Honda plg tinggi dan plg laku.

    1. Soal harga jual kembali Honda, sebenarnya itu efek kepercayaan dari masa lalu. Saat yamaha masih fokus di 2 tak. Sekarang sudah tidak berlaku lagi, namun sebagian orang masih ada saja yang menelan mentah-mentah kepercayaan harga jual kembali honda lebih tinggi.

      Lagi pula, kita beli motor buat dipakai. Kenapa harus mikirin harga jual kembali? Betul?

    1. Secara harga, versi terendah Aerox standar harganya ngga selisih jauh ama Vario 150. Secara produk, kedua merk ngga punya produk yang head to head. Jadi memang ngga bisa dibandingkan. Tapi secara hukum, ngga ada larangan untuk membandingkan Aerox vs Vario.

      Nanti kalo ada yang sebanding, perbandingannya kita ubah lagi. Wkwkwkwk…

      Ngemeng-ngemeng, makasih udah singgah di blog sederhana ini, Om Bro…

    1. Kalo menurut feeling saya, justru Honda yang enak buat santai. Yamaha enaknya buat ngebut.

      Tapi itu hanya berlaku untuk matic & bebek aja. Kalo di kelas sport, saya ngga bisa kasih banyak review. Soale jarang pake motor laki. Cuma sesekali aja…

    1. Secara umum, cat & body plastik pada beberapa tahun lalu masih lebih bagus Yamaha. Kalo yang keluaran baru-baru sekarang saya belum tau. Belum banding-bandingin lagi dua brand ini.

  12. Saya bingung pilih Honda Vario 125cc sama Yamaha Freego S. Kalau mas disuruh pilih, bakal pilih yang mana kira – kira? Dan kenapa? Saya tinggi 155cm dan ga suka ngebut.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *