Katanya Honda Supra X 125 Helm in Paling Istimewa??

Advertisement

Motorisblog.com – Om Bro…!! Kalau dipikir-pikir, menurut Mtb sih sebenarnya tidak ada keistimewaan yang signifikan dari Honda Supra X 125 Helm in PGM FI dibanding versi lainnya yang tidak muat helm (125R dan 125D). Tapi itu kan kalau dipikir. Masalahnya Mtb ini males mikir. Wkwkwkwk…

Advertisement

Perbedaan Honda Supra X 125 Helm in vs 125R dan 125D

Honda Supra X 125 Helm in

Mtb mengangkat (menonjolkan) versi helm in karena harganya yang paling mahal diantara 2 versi lainnya. Padahal secara spesifikasi teknis (di versi sekarang (FI)), mereka adalah sama persis. Justru dulu ada (sedikit) perbedaan pada saat Supra X 125 masih menggunakan sistem pengabutan karburator.

Perbedaannya kurang-lebih sebagai berikut:

  1. Rasio kompresi versi helm in lebih tinggi, yaitu sebesar 9,3:1, sedangkan versi R dan tipe D hanya di angka 9,0:1
  2. Power Supra X 125 helm in sebesar 9,6 ps, sedangkan versi R dan D hanya sebesar 9,3 ps
  3. Torsi pada versi helm in adalah sebesar 1,08 kgf.m, sedangkan versi R dan D hanya sebesar 1,03 kgf.m (perbedaan power dan torsi ini adalah efek dari perbedaan rasio kompresi tersebut di atas)
  4. Kapasitas tangki bahan bakar versi helm in sebesar 5,6 liter, sedangkan versi R dan D hanya 3,7 liter
  5. Volume bagasi sesuai dengan namanya, versi helm in bisa muat helm full face karena ruangnya yang mencapai 19 liter. Sedangkan versi R dan D hanya alakadarnya untuk memuat tools dan beberapa kg barang bawaan
  6. Dimensi, tentu saja versi helm in lebih besar (gendut) dibanding yang R dan D. Jelas itu terjadi karena kapasitas bagasi dan tangki bahan bakar yang lebih besar
  7. Ground clearance versi helm in justru lebih rendah 3 mm (13,5 cm vs 13,8 cm). Cuma sedikit sih, tapi setidaknya hal itu menjadi “pembeda” di antara versi-versi yang ada
  8. Bobot kendaraan versi helm in adalah yang paling berat (helm in: 107 kg, 125R: 105 kg, 125D: 103 kg). Seimbang lah sama sedikit kelebihan rasio kompresi dan power yang dimiliki oleh versi helm in

Sejarah Kelahiran Honda Supra X 125

Honda Supra X berawal dari nama Honda Astrea Supra (tahun 1997) yang merupakan perombakan design total dari Astrea Grand. Perombakan tersebut sendiri adalah upaya dari Honda untuk memenuhi tuntutan pasar yang menghendaki motor bebek dengan desain sporty dan meninggalkan desain model cub retro.

Pada saat itu mesin Astrea Supra masih dari basis C100 yang berkapasitas murni 97,1cc.

Pada awal-awal produksi Astrea Supra, Honda hanya membekali rem tromol pada kedua rodanya.

Dari situlah kemudian lahir Supra versi X.

Huruf “X” pada Honda Supra merupakan “ciri” untuk membedakan versi disc brake (rem cakram pada roda depan) yang dikeluarkan oleh Honda pada genderasi berikutnya.

Meski sudah merubah total desain body demi meninggalkan model cub retro (Astrea Grand, Astrea PrimaAstrea Star, dan sebelumnya), namun sejatinya Supra X masih menggunakan basis mesin yang sama, yaitu model C100 yang berkapasitas 97,1cc.

Pada tahun 2003, Honda sempat berupaya untuk menciptakan motor bebek berkubikasi 125 cc yang kemudian di beri nama Honda Karisma. Namun pada perkembangannya, nama Karisma dan Kirana (yang merupakan versi murah 125 cc) kurang mampu mengangkat nama Honda ke permukaan.

Maka kemudian di tahun 2005, Honda memutuskan untuk menghentikan (discontinue) sang Karisma.

Keputusan Honda mendiscontinue Karisma bukanlah tanpa tujuan. Dia mengangkat Supra menjadi anak emas berkapasitas 125 cc dan melahirkan penerus generasi 100cc yang di beri nama Honda Revo.

Racikan model body Honda Supra X 125 generasi pertama sempat bertahan hingga tahun 2014. Jadi selama 9 tahun Supra X hanya bergonta-ganti striping tanpa perubahan yang berarti. Barulah di tahun 2014 tersebut Honda merubah total design Supra X menjadi lebih tajam dan sporty, serta sudah menggunakan sistem fuel injection pada semua variannya.

Pertama kali melihat desain baru Supra X baru, Mtb sempat mengira motor tersebut adalah Absolute Revo 110 karena kemiripannya secara sekilas pandang.

Sebenarnya sejak tahun 2007 Honda sudah mencoba menawarkan versi injeksi pada Supra X 125, namun saat itu respon masyarakat masih dingin akibat kurang / belum faham pada perkembangan teknologi fuel injection (FI). Barulah pada kisaran tahun 2012, teknologi injeksi sepeda motor sudah mulai dapat di terima secara terbuka oleh masyarakat luas.

Hingga tahun 2017, Honda mengklaim bahwa Supra X (sejak generasi pertama (100cc)) sudah terjual sebanyak 14 juta unit.

Uwow!!

Dan hingga kini, meski trend dunia persilatan motor sudah beralih ke model skuter matic, eksistensi Honda Supra X 125 masih tetap (lumayan) bersinar.

Advertisement

Kelebihan Honda Supra X Injeksi

Di tahun 2017 Honda Supra X 125 PGM-FI sudah mengalami banyak perubahan dibanding generasi awalnya. Dan menurut klaim Honda, Supra X 125 FI memiliki keunggulan-keunggulan sebagai berikut:

Honda PGM FI aman untuk menggunakan bahan bakar Premium

Hingga saat ini, meski telah mengusung teknologi PGM-FI, Honda mengklaim (melalui situs resminya: astra-honda.com) bahwa injektor Honda relatif aman untuk mengkonsumsi bahan bakar jenis Premium. Yang berarti Supra X 125 FI bersahabat dengan kantong.

Tetap irit bahan bakar

Selain hanya aman menggunakan premium, Honda Supra X (sekarang bernama New Honda Supra X PGM-FI) adalah motor powerfull yang tetap irit bahan bakar. Dia mampu menembus angka 57,2 km / liter (Euro3) dan 61,8 km / liter (Euro2).

Sistem PGM FI yang terbukti handal

Demi membuktikan kehandalan motor-motornya (termasuk Supra X 125 FI), Honda berani memberikan garansi pada injektornya selama 5 tahun atau 50,000 km (tergantung mana yang lebih dahulu di capai).

Jaringan purna jual (after sales) terluas

Melalui situs astra-honda.com, Honda mengklaim bahwa New Supra X 125 dapat di tangani oleh 3,799 AHASS (bengkel resmi Honda) di seluruh Indonesia. Dan juga oleh 10,408 bengkel umum siap injeksi, dan di dukung oleh 19,583 mekanik yang telah menguasai perkara service (perawatan) New Honda Supra X 125 FI.

Fitur Honda Supra X 125 FI

Merunut dari sejarah penciptaannya, Honda Supra X 125 FI adalah pelopor motor produksi masal bermesin injeksi di Indonesia. Barulah kemudian di ikuti oleh Vixion di segmen sport dari pabrikan Yamaha.

Beberapa fitur dari Honda Supra X 125 FI adalah:

  • Stop lamp menggunakan jenis LED dengan desain tajam dan sporty
  • Adapower charger pada bagasi untuk memastikan Om Bro tidak akan pernah kehabisan baterai gadget
  • Kapasitas bagasi sebesar 7 liter, lumayan lega untuk memuat tools dan beberapa barang bawaan
  • Panel meter modern, tajam dan agresif, mengikuti perubahan pada desain body yang tajam dan sporty
  • Auto secure key, lubang kunci otomatis menutup saat Om Bro mengunci stang
  • Fungsi kunci juga terintegrasi dengan kunci jok, sehingga Om Bro tidak perlu repot saat hendak membuka bagasi atau akan mengisi bahan bakar
  • Lampu senja dan sein stylish dengan model terpisah

Spesifikasi Honda Supra X 125 (versi Karbu dan Injeksi)

Tipe mesin

  • Karburator: 4 langkah, SOHC
  • PGM – FI: 4 langkah, SOHC

Kapasitas silinder

  • Karburator: 124,8cc
  • PGM – FI: 124,89cc

Sistem pendingin mesin

  • Karburator: Udara
  • PGM – FI: Udara

Sistem bahan bakar

  • Karburator: Karburator
  • PGM – FI: Fuel injection (PGM-FI)

Diameter × langkah piston (bore × stroke)

  • Karburator 52,4 × 57,9 mm
  • PGM – FI: 52,4 × 57,9 mm

Perbandingan kompresi (compression ratio)

  • Karburator: 9,3:1 (Supra X 125 helm in); 9,0:1 (Supra X 125R & 125D)
  • PGM – FI: 9,3:1

Power maksimum

  • Karburator: 9,6 PS / 7500 rpm (Supra X 125 helm in); 9,3 PS / 7500 rpm (Supra X 125R & 125D)
  • PGM – FI: 7,4 kW (10,1 PS) / 8000 rpm

Torsi maksimum

  • Karburator: 1,08 kgf.m / 5500 rpm (Supra X 125 helm in); 1,03 kgf.m / 4000 rpm (Supra X 125R & 125D)
  • PGM – FI: 9,3 Nm (0,95 kgf.m) / 4000 rpm

Tipe transmisi

  • Karburator: Manual, 4 percepatan, sistem rotari
  • PGM – FI: Manual, 4 percepatan, sistem rotari

Pola pengoperan gigi

  • Karburator: N-1-2-3-4-N
  • PGM – FI: N-1-2-3-4-N

Starter

  • Karburator: Pedal dan elektrik starter
  • PGM – FI: Pedal dan elektrik starter

Tipe kopling

  • Karburator: Kopling ganda, otomatis, sentrifugal, tipe basah
  • PGM – FI: Kopling ganda, otomatis, sentrifugal, tipe basah

Kapasitas tangki bahan bakar

  • Karburator: 5,6 liter (Supra X 125 helm in); 3,7 liter (Supra X 125R & 125D)
  • PGM – FI: 4 liter

Kapasitas oli mesin

  • Karburator: 0,7 liter pada penggantian periodik
  • PGM – FI: 0,7 liter pada penggantian periodik

Dimensi (panjang × lebar × tinggi)

  • Karburator: 193,2 × 71,1 × 109,2 cm (Supra X 125 helm in); 188,9 × 70,2 × 109,4 cm (Supra X 125R & 125D)
  • PGM – FI: 198,1 × 70,9 × 110,1 cm

Jarak sumbu roda

  • Karburator: 125,8 cm
  • PGM – FI: 123,5 cm

Jarak terendah ke tanah

  • Karburator: 13,5 cm (Supra X 125 helm in); 13,8 cm (Supra X 125R & 125D)
  • PGM – FI: 13,65 cm

Berat kendaraan

  • Karburator: 107 kg (Supra X 125 helm in); 105 kg (Supra X 125R); 103 kg (Supra X 125D)
  • PGM – FI: 106 kg (Cast wheel); 103 kg (Spoke wheel)

Tipe rangka

  • Karburator: Tulang punggung
  • PGM – FI: Tulang punggung

Ukuran ban depan

  • Karburator: 70/90-17 M/C 38P
  • PGM – FI: 70/90-17 M/C 38P

Ukuran ban belakang

  • Karburator: 80/90-17 M/C 44P
  • PGM – FI: 80/90-17 M/C 44P

Tipe rem depan

  • Karburator: Cakram hidrolik piston tunggal (Supra X 125 helm in); Cakram hidrolik piston ganda (Supra X 125R & 125D)
  • PGM – FI: Cakram hidrolik dengan piston tunggal

Tipe rem belakang

  • Karburator: Cakram hidrolik piston tunggal (Supra X 125 helm in & 125R); tromol (Supra X 125D)
  • PGM – FI: Cakram hidrolik dengan piston tunggal (CW); tromol (SW)

Suspensi depan

  • Karburator: Teleskopik
  • PGM – FI: Teleskopik

Suspensi belakang

  • Karburator: Lengan ayun dengan peredam kejut ganda
  • PGM – FI: Lengan ayun dengan peredam kejut ganda

Sistem pengapian

  • Karburator: DC-CDI / battery (Supra X 125 helm in); DC-CDI (Supra X 125R & 125D)
  • PGM – FI: Full transisterized

Tipe batterai (accu / aki)

  • Karburator: MF 12V-3Ah (Supra X 125 helm in); MF 12V-3,5Ah (Supra X 125R & 125D)
  • PGM – FI: MF 12V-3Ah

Busi

  • Karburator: NGK CPR6EA9 / DENSO U20EPR9
  • PGM – FI: NGK CPR6EA9 / DENSO U20EPR9

Harga tahun 2017

  • New Supra X 125 FI SW: Rp16,825,000
  • New Supra X 125 FI CW: Rp17,875,000
  • New Supra X 125 FI helm in: Rp18,125,000

(Mtb – Honda Supra X 125 Helm in).

Advertisement

4 komentar untuk “Katanya Honda Supra X 125 Helm in Paling Istimewa??”

  1. Cuma info supra 125 karbu gen 1 ( Nf125SD/Nf125DD) knalpot selonjoran th 2005-2007 mempunyai kompresi 9,3:1 bukti dari buku panduan. Gambat ada di internet

    Supra 125 karbu gen 2 (Nf125TD/Nf125TR) th 2008-2014 (gen karbu terakhir) kompresi turun jadi 9,0:1

    Untuk supra helm in karbu vs helm in pgm fi tidak tahu karena tidak punya.

    Mesin supra ada 4 generasi.

    Pake tensioner rantai keteng per.
    Gen 1 Kompresi 9,3:1
    Gen 2 Kompresi 9,0:1

    Pakai tensioner rantai keteng oli hidrolik (downgrade, cepet berisik)
    Gen 3 kompresi 9,3:1 power dan torsi lebih besar
    Gen 4 kompresi 9,3:1 power lebih besar torsi lebih kecil dari gen 1/2

  2. Cuma info supra karbu gen 1 th 2005-2007 memiliki kompresi mesin 9,3:1 bukti informasi dari buku panduan. Gambar ada di internet.
    baru supra karbu gen 2 th 2008-2014 kompresi turun jadi 9,0:1

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *