Spesifikasi Supra X 100: Saksi Masa Transisi Honda Bebek

Motorisblog.com – Om Bro! Ceritanya Mtb lagi iseng jalan-jalan sambil ngabuburit, mampir ke rumah teman. Kelihatan teman lagi nangkring di atas motor kesayangannya. So, mari kita bahas spesifikasi Supra X 100 Honda.

Yup. Motor teman yang Mtb maksud adalah Honda Supra X 100 lansiran tahun 2004.

Supra 100 produksi tahun 2004 merupakan edisi terakhir. Yaitu terakhir sebelum AHM memutuskan untuk mengupgrade’nya menjadi Honda Supra X 125.

Betul Om. Supra series diawali dari mesin 100cc, kemudian naik menjadi 125cc.

Supra X 100 ini lah yang menjadi saksi bisu berakhirnya spesifikasi mesin 100cc Honda di kelas mid end.

Setelah berakhirnya Supra X 100, selanjutnya Honda hanya memainkan mesin 100cc untuk kelas low end saja, yaitu Supra Fit series hingga tahun 2008.

Seri Supra Fit sendiri dipungkas oleh Fit X pada tahun 2008 dan digantikan oleh Honda Revo 110. Sedangkan Honda Revo 100 digantikan oleh Blade 110.

Kembali ke Supra X 100.

Motor ini adalah awal dari perubahan pakem (model) jadul pada kelas bebek Honda sekaligus pengganti Honda Astrea Grand.

Ciri perubahannya adalah sebagai berikut:

Honda Supra X 100 2003
Honda Supra X 100 – Tahun 2003

Panel speedometer (khususnya indikator gear position)

Pada generasi Astrea Grand dan sebelumnya, Honda selalu hanya menggunakan indikator gigi netral dan top gear saja. Sedangkan pada Astrea Supra (generasi awal Supra X), indikator gear’nya adalah ‘N’ (Netral), 1, 2, 3, dan 4. Jadi lengkap ya Om.

Design body

Mungkin maksudnya untuk mengimbangi desain Yamaha Crypton dan Suzuki Shogun 110 (Shogun Kebo), jadi Honda merombak total desainnya menjadi lebih sporty.

Tahu sendiri kan  Om, generasi Astrea sebelumnya menggunakan desain yang kebapakan banget alias jadul banget.

Design Jok

Tidak ketinggalan jok juga dibuat sedikit merosot ke depan. Sangat berbeda dari model jok Astrea Grand, Astrea StarAstrea Prima, dan lain-lain yang menganut model lemper.

Mika lampu

Sebelumnya Honda selalu menggunakan model mika buram, tapi pada Astrea Supra, modelnya diganti dengan mika bening.

Rem cakram

Bahkan sampai generasi awal Astrea Supra, Honda masih menerapkan rem tromol pada kedua rodanya. Barulah pada seri X ini Honda menggunakan disc brake pada roda depan.

Model suspensi belakang

Pada Astrea Supra inilah Honda mulai menggunakan Shockbreaker model terbuka. Bebek-bebek Honda sebelumnya selalu menggunakan suspensi tertutup yang tidak terlihat ulir pegas-nya.

Selain itu, Honda Supra X 100 masih menggunakan tangki bahan bakar model lama, yaitu posisi tangki berada di ujung depan jok.

Jadi pada model ini Honda belum memiliki bagasi yang memadai. Hanya kotak kecil yang cuma muat sebatang obeng, kunci pas dan kunci busi.

Spesifikasi Supra X 100

  • Kapasitas mesin: 97.1 cc
  • Diameter × langkah piston: 50 × 49.5 mm
  • Rasio kompresi: 9.0:1
  • Power maksimum: 7.3 ps / 8000 rpm
  • Torsi maksimum: 0.74 kgf.m / 6000
  • Transmisi: 4 percepatan, sistem rotari (N-1-2-3-4-N)
  • Kopling: Otomatis sentrifugal tipe basah
  • Sistem pengapian: AC-CDI
  • Battery (aki): 12V-3.5Ah
  • Busi: ND U20FS / U22FS-U atau NGK C6HSA / C7HSA
  • Dimensi (panjang × lebar × tinggi): 190.7 × 70.2 × 106.9 cm
  • Jarak sumbu roda: 123.4 cm
  • Jarak terendah ke tanah: 24.7 cm
  • Kapasitas oli mesin: 700 ml pada penggantian berkala
  • Kapasitas tangki bahan bakar: 3.7 liter
  • Berat kendaraan: 99.4 kg
  • Suspensi depan: Teleskopik
  • Suspensi Belakang: swing arm dengan peredam kejut ganda
  • Ukuran ban depan: 70/90-17 38P
  • Ukuran ban belakang: 80/90-17 44P
  • Rem depan: Cakram
  • Rem belakang: drum / tromol

(Mtb).

2 pemikiran pada “Spesifikasi Supra X 100: Saksi Masa Transisi Honda Bebek”

  1. Karet tromol saya sering leleh, karena tromol luka, baret, jika saya ganti pakai tromol supra fit x cocok gak ya gan. ? Sayang banget, mesti jadul, irit, motor aman di bawa kemane aj..

    Balas
    • Kalo ngga salah sih, tromol Supra X 100 masih akur sama tromol Grand & Supra Fit. Sementara Revo 110 karbu akur sama Karisma. Revo FI akur sama Supra X 125.

      Untuk pastinya, coba Om Bro tanyakan ke bengkel yang terpercaya.

      Kisaran harganya (tromol Grand (belakang)) yang original kisaran Rp180 ribuan. Kalo yang KW sekira Rp140 ribuan.

      Balas

Tinggalkan komentar