Honda SH300i 2019, Spesifikasi & Review versi Vietnam

Motorisblog.com – Om Bro…!! Jika di Indonesia pabrikan sayap mengepak baru mencoba peruntungan Forza 250, lain dengan Vietnam. Disana ada Honda SH300i 2019 yang secara desain tampak biasa saja, namun secara performa lebih unggul dibanding Forza.

Honda SH300i Review

Yup… Mesinnya 279cc… Power maksimum yang dapat digapai ialah 24,8 HP, dan torsi maksimumnya mencapai 25,5 Nm. Lebih tinggi 1,7 HP dan 1,5 Nm dibanding Forza yang kini dijual di tanah air.

Hebatnya lagi, selain hanya unggul secara power dan torsi, SH300i punya bobot yang lebih ringan 13 kg dibanding Forza. Karena desain SH300i lebih ramping dan lebih menyerupai motor skutik harian. Jadi jelas Om… dalam hal ini Power to Weight Ratio (PWR) SH300i jauh lebih unggul dibanding Forza 250.

honda sh300i vietnam

Selain kelebihan tersebut, SH300i juga dibekali dengan fitur Honda Selectable Torque Control (HSTC) seperti yang ada pula pada Forza 250. Terus remnya pun cakram depan-belakang.

Lampu-lampu yang disematkan pada SH300i berjenis Light Emitting Diode alias LED yang tentunya terang dan hemat energi. Dan pamungkasnya yang unik adalah, bahwa SH300i menggunakan velg berdiameter 16 inch. Bukan 14 inch seperti yang umum di aplikasikan pada skutik-skutik harian di tanah air.

honda sh300i vietnam

Honda SH300i Specs

Diameter × Langkah
. 72 × 68,5 mm

Sistem Bahan Bakar
. Injeksi (PGM-FI)

Rasio Kompresi
. 10,5:1

Standar Emisi (CO2)
. 70 g/km (Euro 4)

Kapasitas Silinder
. 279,1cc

Tipe Mesin
. Liquid Cooled
. 4-langkah
. SOHC

Power Maksimum
. 18,5 kW/7500 rpm

Torsi Maksimum
. 25,5 Nm/5000 rpm

Kapasitas Oli Mesin
. 1,7 liter

Rem Depan
. Cakram hidrolis 256 × 4,5 mm
. Double piston caliper drilled rotor and resin mould pads
. ABS

Rem Belakang
. Cakram hidrolis 256 × 5 mm
. Single piston caliper and resin mould pads
. ABS

Suspensi Depan
. Teleskopik 35 mm

Suspensi Belakang
. Dual-damper unit swingarm

Ukuran Ban
. Depan 110/70-16
. Belakang 130/70-16 (61S)

Velg
. Depan 16 × MT2,75 U-section 6-spoke cast aluminium
. Belakang 16 × NT3,50 U-section 6-spoke cast aluminium

Baterai
. 12V-11,6Ah

Caster Angle
. 27° 30′

Dimensi
. Panjang 213,1 cm
. Lebar 72,8 cm
. Tinggi 119,3 cm

Tipe Rangka
. Tubular steel underbone

Kapasitas Tangki Bahan Bakar
. 9 liter

Konsumsi Bahan Bahar
. 94 mil/gallon (WMTC mode)

Jarak Terendah ke Tanah
. 13 cm

Berat Isi (Kerb Weight)
. 169 kg (65 kg depan / 104 kg belakang)

Tinggi Tempat Duduk
. 80,5 cm

Trail
. 98 mm

Jarak Sumbu Roda
. 143,8 cm

Kopling
. Otomatis Sentrifugal

Transmisi
. Otomatis V-matic (V-belt)

Sistem Penerangan
. LED

Panel Instrumen
. Speedometer
. Fuel Gauge
. Temperature Gauge
. Pointer-type
. Clock
. Two trip meters
. Fuel Consumption Gauge
. Honda SMART Key indicator

Om Bro…!! Di Indonesia, Honda telah lama sukses dengan BeAT dan Vario. Setelah itu ia mencoba peruntungan di segmen skutik gambot dengan melokalkan produksi PCX 150 dan mengimpor Forza 250.

Lain dengan Indonesia, Honda Vietnam justru menghadirkan skutik premium berbodi ramping, SH300i.

Seri SH pun telah selama beberapa tahun ini dipasarkan di Indonesia, yaitu SH150i. Namun disini, SH150i kurang mendapat sambutan dari masyarakat. Alasannya jelas karena banderolnya yang selangit (karena produk impor), dan desainnya yang “biasa saja”.

Betul Om… Selera konsumen Indonesia sekarang tengah berada pada model gambot untuk kelas skutik premium. Sedangkan di kelas harian, jelas konsumen lebih memilih Beat atawa Vario yang amat terang harganya jauh lebih terjangkau dibanding SH150i. (Mtb – Honda SH300i Specifications).

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: