honda adv 150 2019

Menelisik 14 Detail Honda ADV 150 2019: Memang Gagah!

Advertisement

Motorisblog.com – Om Bro! Pada 2019 lalu setelah beberapa hari menunggu, akhirnya Honda ADV 150 terpajang di Netral Jaya Motor, Kota Banjar. Kebetulan. Saat itu sambil ambil STNK dan plat nomor motor Beat yang Mtb boyong sebulan lalu, sekalian Mtb intip detail skutik bongsor bergenre adventure ini.

Advertisement

Kemunculan ADV 150 benar-benar menggemparkan dunia persilatan roda dua tanah air. Berbagai opini pun muncul, mulai dari yang mengatakan ‘Bagus’, hingga sebagian lain yang tidak begitu menyukainya.

Kali ini Mtb tidak akan membahas perkara kontroversi yang beredar dalam benak para fansboy. Mtb hanya akan ceritakan apa yang Mtb lihat secara kasat mata saja.

Detail Honda ADV 150 2019

Mtb juga tidak akan bicara perkara feel saat mengendarai motor ini. Karena dealer area tempat tinggal Mtb tidak menyediakan unit test ride untuk blogger.

Jadi Mtb hanya akan bahas tampilannya saja.

1. Desain Bodi

Om Bro! Seperti yang Om Bro sekalian tahu (entah dari dunianya bu maya atau pun dari melihat langsung melalui alam nyata), Honda ADV 150 memang punya tinggi badan yang lumayan. tamanya pada bagian wajah.

Garis-garis desainnya sporty. Lampu utamanya tampak tajam dan garang. Sedangkan bagian buritan (lampu belakang) melebar seperti motor gede.

So. Jika ada yang bilang bahwa tampang ADV jelek, patutnya Mtb mencurigai obyektifitas pemikirannya.

Honda ADV 150 2019
Honda ADV 150 2019

Dengan kata lain, orang yang bilang bahwa tampilan ADV 150 itu jelek, Mtb sedikit yakin kalau orang tersebut adalah fansboy pabrikan sebelah.

Honda ADV 150 2019
Honda ADV 150 2019

Kemudian jika ada juga yang menganggap kualitas bodi plastik ADV 150 itu jelek, ya monggo saja compare dengan harga, kapasitas mesin, wujud desain serta fitur-fiturnya.

Intinya segala plus-minus dan penilaian terhadap motor ini kembali pada Om Bro sekalian yang punya duit. Terserah Om Bro sendiri, mau membelinya atau tidak.

Honda ADV 150 2019
Honda ADV 150 2019

Singkatnya lagi, Mtb kira terlalu berlebihan jika Om Bro mengharap produk yang sempurna segala sesuatunya dengan hanya bermodalkan uang Rp30 jutaan saja. Meskipun memang untuk kelas skutik premium 150cc, kisaran harga yang patut adalah pada angka itu.

Begetoh kalau kita bicara perkara kontroversi dalam kalangan yang suka dan yang tidak suka.

Sekarang kita balik lagi saja pada bahasan detail dan tampang yang Mtb lihat secara kasat mata.

2. Windshield

PT Astra Honda Motor (AHM) membrojolkan Honda ADV 150 dengan bekal windshield yang dapat di stel secara manual.

Kembali lagi, jangan mengata-ngatai ADV 150 yang tidak menggunakan windshield elektrik seperti Honda Forza. Lah wong kelasnya saja beda Om.

3. Roda / Ban

Pada bagian haluan, dudukan plat nomornya menggunakan rangka besi kecil antara spakbor dan lampu utama. Kemudian jika dari situ Om Bro melirik ke bawah, Om Bro akan mendapati ban semi dual purpose dengan lingkar roda yang berbeda antara velg depan dan velg belakang.

Lebih besar lingkar roda depan ketimbang belakang.

Yup. Dari situ saja sudah tampak jelas genre ADV 150, yakni skutik petualang.

Desainnya petualang, namanya ADV yang Mtb kira merupakan kependekan dari kata ‘Adventure’.

Maka lingkar rodanya pun selayaknya motor adventure.

Betul Om. Ukuran bannya 110/80-14 (depan) dan 130/70-13 (belakang). Keduanya model ban semi tahu dan keduanya gambot.

4. Rem

Beralih ke bagian pengereman, Mtb mendapati cakram bergelombang dengan kepala babi dari merk Nissin.

Kemudian Mtb juga mendapati adanya dua selang minyak rem pada rem depannya Om.

Roda Depan Honda ADV 150 2019

Betul. Unit display yang Mtb intip ini tipe CBS. Maka itulah ada dua selang minyak rem, yang mana salah satunya berjalan dengan tuas rem kiri, dan satu yang lain oleh tuas rem kanan untuk lebih memperkuat daya pengeremannya.

5. Knalpot

Selanjutnya bergeser ke samping kanan sebelah belakang. Om Bro akan mendapati tabung knalpot yang cukup besar. Tampak gagah dan sporty. Bentuknya tidak bundar seperti knalpot PCX 150, juga bukan oval atau pun kotak. Jadi hampir bundar dan hampir oval, tapi dengan garis tekukan yang tajam.

Apa nama bentuknya ya? Persegi enam bukan, persegi delapan juga sepertinya bukan.

6. Suspensi Belakang

Pada sisi sebelah dalam antara knalpot dan ban, Om Bro akan melihat dua suspensi tabung dari merk Showa. Yang jika pengamatan Mtb tidak salah, aplikasinya merupakan yang pertama kali pada skutik-skutik Honda yang selama ini beredar untuk pasar komersil Indonesia.

Roda Belakang Honda ADV 150 2019

Soal feel suspensinya, sekali lagi Mtb katakan bahwa tidak ada unit test ride. Jadi Mtb belum pernah menjajalnya sendiri.

Namun jika kita gunakan teori yang paling sederhana, selama ini Honda selalu menggunakan suspensi yang lembut dan nyaman pada setiap lini produk skutiknya. Jadi untuk ADV 150 yang shockbreakernya jenis tabung, patutnya bakal nyaman pisan Om. Bahkan patut lebih nyaman ketimbang model-model lain dari jajaran skutik Honda 150cc ke bawah.

Advertisement

7. Spakbor

Spakbor depan model gantung, sementara spakbor belakangnya berlekuk tajam. Rada-rada mirip spakbor Vario 150 baru sih.

8. Lampu Sein

Keempat lampu sein terbuat dengan arahan aura yang mendukung tampilan sporty ADV 150. Modelnya kecil dengan penempatan terpisah dari lampu utama dan lampu rem.

Sein depan berada pada area samping windshield sedikit ke bawah dari stang, sementara sein belakang menempel pada bagian pangkal spakbor.

9. Mesin

Konon ADV 150 menggunakan mesin dari basis Honda PCX. Namun begitu, Mtb kira pastinya ada perbedaan pada mesin kedua motor ini.

Lah iya. Secara genrenya saja sudah berbeda Om. Jadi tidak mungkin mesin keduanya sama 100% tanpa pembeda sedikit pun.

Janganlah kita bicara secara data taknis atau sekalian data hasil uji coba. Cukup melihat dari wujud CVT boxnya saja keduanya sudah berbeda.

CVT box ADV 150 terbentuk dengan dengan garis-garis desain yang lebih tegas. Tidak seperti bentuk CVT box punya PCX yang terkesan lebih kalem.

Menurut logika sederhana Mtb, jika wadahnya saja sudah cukup berbeda, maka bagian dalamnya pun pasti ada yang berbeda. Terlepas dari seberapa besar perbedaan itu.

Selain itu jika Om Bro mengintip ke kolong bawah bagasi, Om Bro juga akan melihat perbedaan pada komponen-komponen yang menempel di atas blok mesin. Entah apa saja fungsi komponen tersebut satu-persatu’nya, tapi yang jelas rangkaian komponen-komponen di atas mesin ADV tampak lebih kompleks. So, tampilan kolong bawah bagasi ADV terlihat lebih padat ketimbang PCX 150.

Mesin Honda ADV 150 2019
Mesin Honda ADV 150 2019

10. Tangki Bahan Bakar

Seperti PCX, lokasi tangki bensin ADV 150 berada pada dek yang tidak rata. Tutup tangkinya berada pada tengah dek sehingga memudahkan proses pengisian bahan bakar.

Kapasitas tangkinya 8 liter. Cukup besar sehingga Om Bro tidak perlu sering-sering mempir ke SPBU.

11. Stang dan Saklar-saklar

Stangnya model telanjang dengan ukuran yang cukup baplang (panjang).

Pada stang tersebut ada berbagai tombol dan saklar serta ada master rem yang menyatu dengan dudukan spion kiri-kanan.

Stang Honda ADV 150 2019
Stang Honda ADV 150 2019

Pada pegangan stang kanan, Om Bro akan mendapati saklar Idling Stop System (ISS), tombol lampu hazard dan tombol starter. Sementara pada pegangan stang kiri, disana ada saklar lampu jauh-dekat, tombol klakson dan saklar lampu sein.

Dari semua saklar dan tombol itu, ada dua tombol yang menggunakan warna abu-abu, yaitu tombol lampu hazard dan tombol klakson. Keduanya tampak kontras dengan warna dasar hitam pada keseluruhan stang.

12. Kunci Kontak dan Panelmeter

Tipe kunci kontaknya sudah keyless Om. Jadi sudah relatif lebih aman dari potensi pencurian ketimbang model kunci mekanis biasa.

Di samping knop kunci ada tombol memanjang yang punya dua fungsi, yaitu sebagai pembuka jok dan pembuka tutup tangki bahan bakar.

Panelmeternya sudah digital dengan penempatan menjorok ke depan stang tertutup windshield.

Dengan posisi yang terlindungi windshield seperti itu, patutnya penampakan indikator akan terlihat jelas saat Om Bro berkendara siang ataupun malam hari.

Sayangnya disini tadi Mtb kesulitan mencari izin untuk menyalakan panelmeter. Jadi ya Mtb tidak tahu ada indikator apa saja yang terkandung di dalamnya.

13. Tempat Duduk

Joknya lebar dan berundak. Mtb jajalin duduk di atasnya, cukup nyaman Om. Ya meskipun rada-rada keras gitu. Khas jok Honda lah ya.

Secara penampilan dari jok yang berundak lumayan dalam seperti itu, patutnya boncenger akan nangkring pisan Om. Indah dipandang mata bagi pasangan berboncengan yang tengah kasmaran. Wkwkwkwk!

14. Ergonomi dan Posisi Kaki

Selayaknya motor petualang, ergonomi Honda ADV 150 cukup nyaman.

Posisi stangnya lebar dan lumayan tinggi, patutnya nyaman untuk perjalanan jarak jauh sekalipun.

Pada area dek disediakan pilihan pijakan kaki untuk selonjoran. Tapi tidak selonjor pisan seperti PCX, aoale memang beda genre sih ya Om.

Jadi kalau bicara relax ya ngga sama. PCX lebih relax alias lebih santai dalam hal penempatan telapak kaki.

Pamungkasnya. Bagi Om Bro yang tidak terkontaminasi selera fansboy pabrikan lain, Mtb yakin Om Bro akan sepakat mengatakan Honda ADV 150 punya tampilan yang mendekati sempurna. Perkara yang lain, jelas semuanya kembali pada selera dan penilaian Om Bro masing-masing. (Mtb).

Advertisement

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *