tvs apache 310 rr

Harga TVS Apache 310 RR Murah Bingits… Bagaimana Bisa? Mtb Punya Jawabannya

Motorisblog.com – Harga TVS Apache 310 RR. Om Bro…!! Kalau patokannya hanya pada kubikasi mesin saja, kita pastinya akan merasa heran dengan murahnya harga Apache 310RR. Serius, Om Bro… TVS Apache 310RR yang bergenre sport fairing ini memang benar-benar murah. Padahal TVS Motorcycle Indonesia (TMCI) menjualnya dengan cara import CBU dari India, tapi ternyata harganya hanya menyentuh angka Rp49 jutaan saja untuk OTR Jakarta. Padahal dia kan kena pajak CBU dan PPnBM.

Om Bro… kita tengok ke belakang, bagaimana Honda PCX 150 Thailand dan Vietnam akhirnya tumbang dan berganti menjadi All New PCX yang di produksi secara lokal di Indonesia. Dan hal paling vital yang menjadi penyebab utama kurang larisnya PCX versi CBU adalah karena banderolnya yang menembus angka Rp42 jutaan. Padahal kapasitas mesin hanya 150 cc.

Lihat juga harga Kawasaki Ninja 300 yang harganya hampir menyentuh Rp90 juta. Itu untuk motor yang berkubikasi mesin sama-sama di kisaran 300 cc.

Adalagi BMW G310R yang bahkan mencapai Rp110 jutaan.

Jangankan yang cc-nya sama atau hampir sama… Lah wong sama yang cc-nya lebih kecil saja harganya lebih murah. Sebut saja Honda CBR250RR yang versi standarnya seharga Rp60 jutaan dan versi ABSnya bahkan Rp71 jutaan. Kemudian ada All New Kawasaki Ninja 250 FI yang mencapai Rp61 jutaan, serta Yamaha R25 yang berkisar Rp63 jutaan. Dari situ jelas sekali terlihat bahwa harga TVS Apache 310 RR memang benar-benar murah.

Harga TVS Apache 310 RR

Kalau bicara faktor yang pasti, jujur saja Mtb tidak tahu. Lah jangankan Mtb… Blogger senior nan bangkotan sekelas Lek Iwb (iwanbanaran.com) saja tidak mendapatkan jawaban yang pasti saat menanyakannya langsung pada pihak TVS. Lek Iwb hanya mendapatkan jawaban bahwa harga tersebut adalah fix price.

Apakah dengan harga yang lebih murah tersebut berarti mutu produknya dikurangi?

Menurut keterangan dari Rio, orang dalam TVS kepada Lek Iwb, kualitas material tetap dipertahankan. Tetap sama dengan versi yang dijual di India. Jadi, tidak ada penurunan kualitas meskipun harganya jauh lebih murah dibanding kompetitor.

Lantas, apa yang membuat harga TVS Apache 310 RR sebegitu murah?

Eehh… rupanya nomonal Rp49 juta itu adalah harga promo untuk event Jakarta Fair di Kemayoran.

Tapi… setelah tidak promo pun harganya tidak serta-merta jadi membumbung tinggi. Rio menyebutkan, bahwa harga normalnya pun hanya akan naik sekira Rp1 juta hingga Rp3 jutaan saja. Artinya ya jelas masih sangat murah. Tidak selisih jauh dari harga promo PRJ.

Kesimpulannya, faktor utama yang membuat harga TVS Apache 310 RR menjadi murah tetaplah menjadi rahasia dapur TVS. Tapi setidaknya ada 2 poin yang Mtb garis bawahi… Pertama dalah kecenderungan harga jual motor di India yang memang relatif lebih murah dibanding Indonesia. Jadi, meskipun terkena pajak CBU dan lain-lain, banderol harga TVS Apache 310 RR masih tetap bisa murah.

Harga motor di India lebih murah dari Indonesia

Harga yang lebih murah tersebut bukanlah hanya karena merk lokal. Bahkan merk Jepang pun di India harganya lebih murah dibanding Indonesia. Kita ambil salah satu contoh kecil… Suzuki Burgman Street 125, di India harganya hanya berkisar Rp13 jutaan saja.

Coba bandingkan dengan harga skuter matic di Indonesia yang berkapasitas 125 cc. Jauh… selisihnya. Apalagi Burgman Street itu berdesain maxi. Coba bandingkan dengan Yamaha Lexi… Di Indonesia, banderol Lexi berada di kisaran Rp20 jutaan lebih.

Lalu, faktor apa yang menyebabkan harga-harga motor di India lebih murah dibanding Indonesia?

Nah, hal ini yang belum Mtb pelajari. Mtb hanya ingat perkataan salah satu teman kerja (dulu) yang merupakan warga negara India… Saat itu, dia katakan bahwa harga bensin di India jauh lebih mahal dibanding Indonesia.

Kalau Mtb tidak salah ingat, saat bensin Premium di Indonesia masih Rp4.500/liter, di India untuk kelas BBM yang sama sudah mencapai Rp14.000/liter.

Gile… 3 kali lipatnya, Om Bro…!!

So, apa hubungannya?

Hubungan secara langsung, Mtb juga tidak dapat menganalisa. Namun secara logika, harga BBM yang lebih mahal tentu mempengaruhi kebijakan pemerintah dan pabrikan dalam hal penetapan harga jual. Jika tidak disesuaikan, imbasnya tentu pada jumlah minat konsumen.

Logikanya, untuk India yang masih tergolong negara berkembang, jika harga BBM sekaligus harga kendaraannya mahal, maka minat masyarakat akan menurun dalam membeli produk otomotif. Maka disitulah diciptakan keseimbangan.

Harga TVS Apache 310 RR lebih murah karena mesinnya satu silinder

Poin kedua yang dapat Mtb tangkap adalah karena mesinnya single silinder…

Salah satu contoh gampangnya adalah perbedaan harga Kawasaki All New Ninja 250 vs Ninja 250SL.

Ninja 250SL yang bermesin single silinder dibanderol seharga Rp45 jutaan saja, padahal versi dual silindernya mencapai Rp61 jutaan. Jauh kan? Rp16 jutaan selisih harganya.

Tapi itu kan Ninja 250 cc… sementara ini TVS Apache 310 cc…??

Iya… kan di kombinasikan, Om Bro…

Kebijakan harga jual motor India yang lebih murah di kombinasikan dengan kecenderungan harga motor bermesin satu silinder yang juga lebih murah dari dual silinder. Maka lahirlah angka Rp49 jutaan untuk harga TVS Apache 310 RR. (Mtb).

Makasih udah singgah... Jika bermanfaat, monggo di share ke sosmed Om Bro masing-masing...

Tinggalkan komentar