harga toyota chr 2018

Harga Toyota CHR 2018 Lebih Mahal dari Produk Kompetitor

Motorisblog.com – Harga Toyota CHR 2018. Om Bro…!! Sebulan yang lalu PT Toyota Astra Motor (TAM) baru saja merilis C-HR untuk pasar Indonesia, yakni pada April 2018. Mengusung mesin 1.800cc, C-HR ditawarkam dengan harga Rp488,5 juta untuk versi satu warna dan Rp490 juta on the road Jakarta untuk varian dua warna.

Om Bro… Melihat harga di atas, beberapa kalangan menilai bahwa harga Toyota CHR 2018 terlalu mahal jika dibandingkan dengan mobil sekelas dari merk lain. Sebut saja Honda HR-V 1.8 E CVT dimana harganya lebih rendah hingga Rp110,1 jutaan dibanding C-HR. Begitu juga jika dibandingkan dengan Mazda CX3 yang berkisar Rp438,8 juta, maka C-HR masih lebih mahal Rp50 jutaan. Karena itulah beberapa pihak menganggap crossover asal Thailand tersebut terlalu mahal.

Lantas, apa yang membuat harga Toyota CHR 2018 lebih tinggi dari kompetitornya?

Salah satunya adalah karena status TNGA (Toyota New Global Architecture). Begitu menurut Executive General Manager PT TAM, Fransiscus Soerjopranoto pada Viva.

harga toyota chr 2018

Selain karena TNGA, harga Toyota CHR 2018 juga dipengaruhi oleh banyaknya fitur canggih yang tertanam di dalamnya.

Secara garis besar, platform TNGA memiliki setidaknya lima keunggulan, yakni, driving quality lebih sempurna, Comfort, posisi mengemudi lebih ideal, kabin luas dan lebih hening serta pride of yang lebih baik.

Toyota C-HR 2018 mengusung desain berbeda namun tetap mempertahankan kapabilitas dan performa. Selain itu juga telah diatur agar lebih seimbang dengan penempatan low centre gravity yang lebih rendah.

Bagian belakang Toyota C-HR menggunakan suspensi double wishbone. Toyota C-HR juga memiliki performa steering yang lebih baik.

Om Bro… Jika di Indonesia, Toyota hanya menawarkan C-HR dengan pilihan mesin konvensional transmisi matic 7 percepatan, tidak demikian dengan negara lain. Secara global, C-HR juga tersedia dengan pilihan versi hibrida.

Om Bro…!! Ada hal istimewa dari C-HR, dimana ternyata mesin segaris empat silinder tersebut dapat menggunakan bahan bakar lain selain bensin. Iya… Toyota C-HR dapat menggunakan Etanol.

Nah… apa kelebihan etanol dibanding bensin?

Menurut informasi yang Mtb ciduk dari Viva, ternyata Etanol dapat membuat tenaga mesin menjadi lebih besar, meski tidak signifikan.

Fakta lain yang di ungkapkan oleh Dealer Technical Support TAM, Didi Ahadi adalah, bahwa ternyata mesin 2ZR-FBE kepunyaan C-HR adalah pengembangan dari mesin Corolla, yakni 2ZR-VE.

Toyota C-HR dikembangkan di Thailand dimana pangsa pasarnya sudah menggunakan Etanol.

Perkara spesifikasi mesin secara umum, C-HR 2018 masih menggunakan mesin yang sama. Berkatup 16, DOHC dan Dual-VVTi.

Toyota C-HR ketika menggunakan bensin oktan 91 mampu menghasilkan tenaga hingga 100 Kilo Watt (135,4 DK). Sementara jika menggunakan Etanol 85% atau bahkan etanol murni, tenaga maksimumnya bisa mencapai 103 kW (138,1 DK). Sementara etanol itu sendiri memiliki kelebihan dalam jumlan gas buangnya yang lebih ramah lingkungan.

Hal itu dimungkinkan karena kandungan sulfur dalam etanol relatif lebih rendah dibanding dibanding bensin.

Nah, kemudian ke perkara torsi, Toyota C-HR memiliki torsi maksimum hingga 167 Newton meter dengan bensin RON 91. Sedangkan jika menggunakan Etanol, torsi puncaknya berada di angka 175 Nm. (Mtb – Harga Toyota CHR 2018).

Tinggalkan Komentar