Harga Motor Listrik Gesits Indonesia Rp24,95 Juta,, Pesanan Sudah 1.500 Unit Lebih

Motorisblog.com – Om Bro…!! Infonya, harga Motor listrik Gesits Indonesia telah di set pada nominal Rp24,95 juta. Lumayan mahal… Apalagi angka tersebut masih berstatus off the road… Yang artinya akan lebih mahal lagi setelah ditambah bea balik nama dan lain-lain…

Tapi pun begitu, motor listrik Gesits buatan Indonesia diklaim telah dipesan sejumlah lebih dari 1.500 unit.

Sepeda motor listrik Indonesia Gesits adalah karya anak bangsa yang dikeluarkan oleh PT Gesits Technologies Indo. Peluncuran resminya dilakukan pada ajang IIMS 2019 dan diklaim telah mengantongi Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sebanyak lebih dari 1.500 unit. (Harun Sjech, CEO PT Gesits Technologies Indo (GTI) – DetikOto, 2/9/2019).

Itu angka pesanan dari konsumen perorangan Om… Belum termasuk pesanan dari BUMN dan lain-lain. Dan kabarnya, pemerintah pun sudah melakukan pemesanan Gesits. So, totalnya jelas jadi lebih dari 1.500 unit.

Untuk konsumen yang melakukan pemesanan saat event IIMS 2019, rencana pengiriman unitnya akan dilakukan pada bulan September tahun ini.

Berarti bulan ini Om… Coba kita tunggu saja tanggal tayangnya…

Dalam hal layanan purna jual, saat ini baru ada satu di Jakarta. Selebihnya pada tahun depan, PT GTI akan terus memperluas jaringan dealernya di Jakarta, Surabaya dan kota-kota lainnya di Jawa dan Bali.

Sedikit mengingat kembali bahasan-bahasan sebelumnya, Gesits menggunakan baterai lithium ion 5.000 kilo-watt-hour (kWh) yang dapat menempuh jarak hingga 70 km pada kecepatan 80 km/jam saat baterainya terisi penuh. Bahkan bisa menempuh jarak hingga 80 – 100 km jika kecepatannya tidak terlalu di geber.

Perkara top speed, Gesits diklaim setara dengan motor bermesin bakar 125cc,, yaitu hingga 100 km/jam dalam kondisi baterai penuh.

Baterai Gesits punya bobot sekira 6-7 kg. Waktu charging yang dibutuhkan berkisar antara 1,5 jam hingga 3 jam sampai baterai terisi penuh.

Secara konstruksi, baterai Gesits berfitur removable alias swap ready alias bisa dicopot untuk di cas secara terpisah. Artinya, Om Bro bisa mencopot baterai yang telah kosong dan menggantinya dengan baterai cadangan yang masih penuh, sementara baterai yang kosong di isi ulang secara terpisah.

Jadi praktis Om… Tidak harus menunggu proses pengisian dahulu sebelum berkendara.

Om Bro…!! Selama ini motor listrik masih sulit mengambil hati masyarakat lantaran harganya yang relatif lebih mahal dibanding motor konvensional bermesin bakar yang setara. Selain itu, proses pengisian daya baterai juga dinilai kurang praktis jika dibanding proses pengisian bahan bakar mesin konvensional.

Perkara harga, isu utama yang membuat harga motor listrik mahal, salah satunya ialah karena harga baterainya sendiri yang relatif mahal. Sudah gitu, siklus pemakaian baterai motor listrik pun tidak atau belum mencapai teknologi yang mampu bertahan hingga puluhan tahun… Sementara untuk membeli baterai baru, harganya diperkirakan bisa mencapai Rp5 jutaan…

Lebih mahal dibanding biaya turun mesin motor konvensional ya Om…

Jadi jelas, fakta ini bisa menjadi beban bagi konsumen di masa yang akan datang…

Seperti misalnya baterai motor Gesits, dimana Harun Sjech mengatakan bahwa produknya tersebut sudah tidak maksimal lagi setelah tiga tahun pemakaian.

Bukan mati total sih ya Om… Masih bisa di pakai, tapi setelah tiga tahun itu, baterai Gesits sudah tidak bisa lagi terisi penuh hingga 100%… Maksimal hanya bisa mencapai 70% saja Om…

Jadi bagaimana setelah tiga tahun nanti??

Nah, disini nih Om…

Baterai Gesits punya garansi selama tiga tahun. Jadi setelah tiga tahun, Om Bro tidak harus benar-benar membeli baterai baru. Om Bro bisa menukar baterai lama Gesits dengan yang baru.

Singkatnya sih tukar tambah lah ya Om…

Bukan diganti gratis, tapi juga tidak harus membayar penuh karena teknisnya tukar tambah.

Yo wiss… Pamungkasnya sekarang, tinggal seberapa besar usaha pemerintah untuk mengalihkan pengguna kendaraan bermesin bakar pada kendaraan listrik. Bukan hanya motor Gesits saja, tapi pada merk-merk lain yang judulnya kendaraan ramah lingkungan. (Mtb).

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: