ducati panigale v4s 2018
Beranda » News » Ducati Panigale 250cc Semakin Santer… Sudah Dekat…??

Ducati Panigale 250cc Semakin Santer… Sudah Dekat…??

Advertisement

Motorisblog.com – Om Bro…!! Kabar Ducati Panigale 250cc semakin santer berhembus di banyak media. Indikasinya pun semakin kuat dengan berbagai pernyataan dari orang-orang dalam Ducati sendiri…

Advertisement

Betul Om…!! Banyak kabar yang menceritakan bahwa merk asal Negeri Pizza tersebut tengah berencana membangun motor bermesin kecil. Iyaa… mesin kecil untuk ukuran dia yang selalu identik dengan motor besar.

Sebenarnya belum jelas akan seperti apa wujud dan nama motor itu nantinya… Namun untuk memudahkan ingatan, banyak orang yang menyebutnya sebagai Ducati Panigale 250. Dan jika nama serta rupa itu benar-benar terealisasikan, maka jelas nantinya antara Ducati Panigale dan CBR250RR serta Ninja 250 dan R25 akan tercipta peta persaingan baru…

ducati panigale v4s 2018

Yup… Pasar yang selama ini dominan Jepang, bakal kedatangan tamu jauh dari benua Eropa sana.

Nah, hal yang menarik bagi Mtb ialah…

Bahwa selama ini pasar otomotif memang dominan Jepang secara brand… Wajar karena brand Jepang selama ini selalu ingin kompetitif secara harga… Produk-produknya selalu relatif lebih murah dibanding brand Eropa dan Amerika pada segmen yang sekelas.

Namun perlu di ingat bahwa Ducati punya banyak penggemar fanatik. Seperti pula produk Piaggio, Vespa…

Selama ini Vespa belum pernah dominan di pasar otomotif, khususnya pasar Indonesia. Secara jumlah, dia bukan apa-apa jika dibanding motor-motor brand Jepang. Tapi pun begitu, Vespa selalu ada yang beli. Selalu laku meskipun jumlahnya jauh pisan di bawah brand-brand Jepang.

Artinya apa…??

Artinya ialah bahwa meskipun sedikit, tapi ia tetap punya peminat dan tetap ada yang membelinya.

Naahh… Begitulah Mtb melihat Ducati…

Dari mana Mtb bisa menyimpulkan seperti itu…??

Dari banyak sharing omong kosong sambil ngopi dengan banyak orang selama ini…

Maksudnya…??

Maksud Mtb ialah, bahwa orang-orang di kampung Mtb pun (secara istilahnya) tidak ada yang tidak mengenal Ducati. Padahal produknya sama sekali tidak pernah terlihat di jalanan kampung Mtb. Palingan ada pun hanya saat ada konvoi moge yang tengah touring.

Nah, ketika Mtb sharing dengan mereka, Mtb menangkap ada banyak kekaguman kawan-kawan pada brand Ducati… Itu sekelas orang kampung seperti Mtb lho ya Om… Apa lagi anak-anak muda di kota-kota besar yang pergaulan dan wawasannya lebih luas…

Maka itu artinya, jika dikemudian hari benar brojol Ducati Panigale 250 cc, maka Mtb yakin model tersebut bakal laku. Meskipun entah akan berapa unit penjualannya…

Begitu Om…

Yo wiss… kita balik lagi ke kabar rencana Ducati 250cc…

Saat ini belum jelas seperti apa modelnya. Karena pihak Ducati pastinya punya banyak pisan pertimbangan sebelum mengambil keputusan, misale saja soal mutu produk dan harga, apakah akan kompetitif atau tidak.

Yup… Harus dipertimbangkan bagaimana materialnya… Apakah akan di sama-kan dengan seri moge-nya… Di negara mana basis produksinya… dan pertimbangan-pertimbangan lainnya…

Kenapa harus sejauh itu pertimbangannya…??

Karena semua faktor itu akan berimbas pada harga jual. Apakah nantinya Ducati 250cc akan kompetitif atau tidak dibanding produk-produk kompetitor…?? Jika selisih harganya terlalu jauh, pun terlalu berat bagi Ducati untuk bersaing.

Apa lagi jika kita bicara pasar Indonesia, dimana brand-brand Jepang yang menjadi lawannya sekarang sudah memproduksi motor-motornya secara lokal… Jelas harganya lebih terjangkau dibanding produk impor.

Advertisement

Soale perkara harga itu sensitif Om… Sefanatik apa pun seseorang pada suatu brand, jika selisih harganya terlalu jauh ya tetap akan mengurangi jumlah konsumen.

Mungkin sih peminatnya banyak, tapi yang melakukan aksi hingga membeli, belum tentu banyak.

Lantas, strategi seperti apa kira-kira yang akan ditempuh oleh Ducati…??

Salah satu caranya ialah dengan berkolaborasi bersama pabrikan lain.

Kenapa…??

Karena kemampuan Ducati selama ini hanyalah di segmen motor besar saja. Jadi jika ingin bisa kompetitif, maka Ducati harus bekerja sama dengan pabrikan yang berkapasitas besar. Pabrikan yang mampu memproduksi motor dalam jumlah banyak. Karena semakin banyak unit yang diproduksi, maka semakin kecil pula cost (biaya) produksinya. (Ducati APAC Sales Director, Leonardo Saccioni – DetikOto, 8/4/2019).

Kenapa Ducati tidak membangun saja pabrik yang baru sendiri…??

Lah ya mustahil Om… Dalam dunia bisnis, cara seperti itu resikonya terlalu besar. Bagaimana jika penetrasi pasarnya gagal?? Terus volume produk yang terjual tidak sesuai harapan?? Lah ya tekor Om…

Kita ambil contoh kerja sama BMW Motorrad (Jerman) dengan TVS (India). Mereka berkolaborasi dalam rangka membidani kelahiran BMW G 310 R, BMW G 310 GS, dan TVS Apache RR 310.

bmw g310r 2018

bmw g310gs racing red 2018

Kolaborasi seperti itu memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak. TVS jadi bisa membuat moge, sedangkan BMW jadi punya produk entry level (dalam ukuran moge). Praktis volume penjualan BMW pun jadi bertambah tanpa harus membebani fasilitas pabrik BMW di Jerman. Karena unit G 310 R dan G 310 GS sepenuhnya diproduksi di pabrik TVS di India.

harga tvs apache 310 rr

TVS Apache 310RR

tvs apache 310rr

Naahh… Langkah seperti itulah yang sepertinya bakal ditempuh oleh Ducati.

Om Bro…!! Seperti yang kita sekalian tahu, sejauh ini Ducati masih dikenal sebagai produsen moge. Dulunya Ducati populer dengan motor-motor bermesin 800cc hingga 1000cc. Hingga pada perkembangannya, Ducati pun memproduksi motor-motor dengan mesin lebih kecil. Misale saja pada tahun 2015 lalu, Ducati telah membrojolkan Scrambler Sixty2 yang berkubikasi 400cc.

ducati scrambler sixty2 2018

Dan seperti yang telah Mtb singgung di atas, Leonardo Saccioni sendiri mengatakan bahwa pasar motor 250cc, 390cc dan 399cc saat ini amat kompetitif. Fakta itu ia lihat dari brand lain yang telah tampak sukses di segmen tersebut. Karena itulah Ducati pun mulai melirik kesana…

Tapi pun begitu, Leonardo tetap belum bisa memastikan kebenaran planningnya…

Jika pun ada kabar Ducati Panigale 250 satu silinder dari Direktur Ducati Corse, Dall’Igna Gigi, yang bahkan telah mencuat sejak tahun 2015 lalu, rencana tersebut terbatas untuk arena kompetisi Moto3 saja. So… Kita tunggu saja kenyataan apa yang akan terjadi nanti Om… (Mtb).

Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *