Data AISI Penjualan Motor November 2017

Motorisblog.com – Om Bro… meski kadang ada kontroversi mengenai data penjualan motor menurut AISI, tapi tetap saja sumber ini masih menjadi satu rujukan yang paling populer saat ini. Karena itu, untuk penjualan motor November 2017 pun Mtb tetap mengarah pada sumber yang sama, yakni AISI.

Kontroversi yang Mtb maksud adalah karena data AISI merupakan angka distribusi pabrik ke dealer dan bukan angka penjualan ke konsumen langsung. Namun begitu, tetap saja data tersebut masih logis. Ya… logikanya, kalau penjualan ke konsumen hanya sedikit, secara otomatis pabrikan juga tidak akan melakukan push dan menumpuk stock di gudang dealer. Betul?

Ya sudah… sekarang kita masuk ke bahasan…

 

Data AISI penjualan motor November 2017

Secara keseluruhan, angka penjualan motor dari AISI selama bulan November 2017 mengalami penurunan dibanding bulan Oktober. Bulan lalu, AISI hanya membukukan angka distribusi sebanyak 550.303 unit. Turun 29.249 unit dibanding bulan sebelumnya yang mencapai angka 579.552 unit. Jumlah tersebut merupakan hasil dari komposisi berikut ini,

Honda
Oktober: 436.974 unit
November: 430.487 unit (78,22%)

Yamaha
Oktober: 129.636 unit
November: 109.834 unit (19,95%)

Kawasaki
Oktober: 6.658 unit
November: 6.274 unit (1,14%)

Suzuki
Oktober: 6.172 unit
November: 3.617 unit (0,65%)

TVS
Oktober: 112 unit
November: 91 unit (0,01%)

Penjualan Suzuki GSX-R150 November 2017

Suzuki GSX-R150 mengalami penurunan yang lumayan tajam dari 1.497 unit dibulan Oktober menjadi hanya 927 unit di bulan November.

Penjualan Satria FU 150 vs Sonic 150R

Sementara itu dari kelas ayam jago, selama bulan November Sonic membukukan penjualan 3.811 unit. Lebih dari tiga kali lipat penjualan Satria FU yang hanya mampu mencapai 1.117 unit.

Angka penjualan Sonic 150R tersebut naik dibanding bulan Oktober berada di angka 3.242 unit. Sementara itu penjualan Satria FU150 justru turun sebanyak 493 unit dibanding bulan Oktober.

Sedangkan jika menghitung total penjualan sejak Januari hingga November pun Honda Sonic 150R unggul jauh. Angka penjualannya memcapai 31.186 unit. Sementara Satria FU hanya sebanyak 14.050 unit saja.

Yamaha NMax, Aerox 155, Mio M3 dan XMax 250

Seperti kita ketahui, dalam beberapa waktu belakangan ini Nmax dan Aerox merupakan tulang punggung penjualan Yamaha di Indonesia.

Senada dengan Suzuki GSX-R150, Yamaha Nmax pun mengalami penurunan jumlah penjualan. Namun begitu, Aerox 155 justru mengalami kenaikan.

Secara berurutan, data penjualan AISI pada bulan November 2017 menunjukkan bahwa Yamaha NMax masih menjadi motor terlaris dari merk Yamaha. Angkanya mencapai 29.328 unit. Diikuti oleh Mio M3 125 CW di posisi kedua dengan jumlah distribusi sebanyak 23.438 unit.

Lanjut ke posisi tiga ada Aerox 155 dengan penjualan sejumlah 17.632 unit.

Kembali ke Nmax… dia mengalami penurunan yang lumayan, yakni sejumlah 5.460 unit dari penjualan bulan Oktober yang mencapai angka 34.788 unit. Sementara Aerox 155 naik sejumlah 2.403 unit dari 15.229 unit dibulan Oktober.

Kemudian saudara bongsor Nmax, yakni XMax 250 pun mengalami penurunan menjadi 1.436 unit dari 1.747 unit dibulan sebelumnya.

Dan berikut ini tabelnya,

Nmax
Oktober: 34.788 unit
November: 29.328 unit

Mio M3
Oktober: –
November: 23.438 unit

Aerox 155
Oktober: 15.229 unit
November: 17.632 unit

Xmax 250
Oktober: 1.747 unit
November: 1.436 unit

10 besar penjualan AISI November 2017

Kisarannya masih seperti biasa… segmen matic entry level tetap dikuasai Honda Beat, Vario dan Scoopy. Segmen maxi skutik tetap milik NMax dan Aerox 155… Berikut selengkapnya,

1. Honda Beat series 188.446 unit,
2. Honda Vario series 118.251 unit,
3. Honda Scoopy 62.629 unit,
4. Yamaha NMAX 29.329 unit,
5. Yamaha Mio M3 25.166 unit,

6. Yamaha Aerox 155 17.632 unit,
7. Yamaha Fino 16.258 unit,
8. Honda Revo 15.933 unit,
9. Honda Supra X 125 11.815 unit,
10. Honda CB150R 8.633 unit,

Penjualan Sport Fairing 250 cc

Biasanya segmen ini dikuasai oleh Kawasaki Ninja 250 FI, namun kali ini tidak. Sepertinya calon konsumen menahan diri demi menunggu hadirnya All New Ninja 250 yang telah dirilis Kawasaki beberapa waktu yang lalu. Alhasil, Honda CBR250RR berhasil menggantikan posisi Ninja. Sementara Yamaha YZF R25 harus rela tetap berada diurutan bontot.

– Honda CBR 250RR: 342 unit (47,5%)
– Kawasaki Ninja 250: 221 unit (30,69%)
– Yamaha R25: 157 unit (21,81%)

Jadi, total distribusi motor sport fairing 250cc sepanjang November 2017 adalah 720 unit.

Sementara jika ditotal penjualan selama Januari hingga November 2017, Kawasaki Ninja 250 FI masih tetap yang tertinggi.

– Kawasaki Ninja 250: 7.321 unit (45,83%)
– Honda CBR250RR: 7.050 unit (44,14%)
– Yamaha YZF-R25: 1.602 unit (10,03%)

Penyebab turunnya penjualan

Secara umum, penyebab turunnya angka distribusi AISI tentu karena menurunnya permintaan dari konsumen. Hal lain bisa juga karena banyaknya hari libur kerja dibulan berdangkutan, semisal pada bulan-bulan yang berdekatan dengan Lebaran, Natal dan Tahun Baru.

Kemudian jika membahas penurunan angka permintaan konsumen di akhir tahun, hal itu merupakan rutinitas tahunan. Setiap tahun pun relatif sama, selalu seperti itu. Penyebabnya karena para calon pembeli cenderung menahan diri dan akan melakukan pembelian ditahun berikutnya.

Salah satu hal yang membuat hal itu terjadi adalah perkara harga jual kembali. Motor tahun muda akan memiliki harga jual yang lebih tinggi dibanding motor tahun tua.

Nah… dibagian ini Mtb secara pribadi tidak setuju. Menurut Mtb, kita beli motor kan buat dipakai, ngapain mikirin dijual lagi? Wkwkwkwk…!! Tapi nyatanya masih banyak orang yang mempertimbangkan perkara itu.

Kemudian, efek dari menurunnya permintaan konsumen tersebut pun secara otomatis membuat pihak pabrikan melakukan penyesuaian stock terhadap dealer. Pasalnya, jika pabrikan tetap menyuplai stock dalam jumlah banyak, imbasnya adalah potensi terjadinya perang harga antar sesama dealer. Timbulnya jadi muncul berbagai promo yang tidak sehat.

Ini hal nyata lho, Om Bro… Mtb masih ingat betul bagaimana pada awal tahun 2014 lalu ada promo DP Rp150,000 untuk unit motor Honda Spacy FI produksi tahun 2013. Hahahaha…!! Eddiiiyyyaaann kan? Promo macam apa itu? Mtb sih ngga tergiur sama yang macam itu. Orang itu promo bohongan kok. Coba saja Om Bro lihat, kalau ada promo gila-gilaan seperti itu, angsuran perbulannya justru lebih tinggi. Nilai jual totalnya justru lebih tinggi, bahkan tidak tertutup kemungkinan jauh lebih tinggi.

Ya wajar… pabrikan dan dealer plus leasing juga tidak bodoh. Mereka juga mau untung. Betul?

Penutup…

Menurut data AISI yang dimuat oleh detikOto, total akhir penjualan sepeda motor anggota AISI ditanah air ini adalah 5.470.107 unit selama periode Januari hingga November. Jumlah tersebut turun dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 5.493.521 unit. (Mtb)
Sumber: viva.co.id, dapurpacu.com, warungasep.net, goozir.com, tmcblog.com

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: