2 Ciri Shockbreaker Motor Rusak (Shock Belakang)

Advertisement

Motorisblog.com – Om Bro…!! Ada dua hal utama yang menjadi ciri shockbreaker motor rusak. Pertama ialah jika tampak ada kebocoran oli, dan yang kedua ialah jika ada feel mengayun saat berboncengan.

Advertisement

Betul Om… Dari apa yang Mtb alami di jaman old, saat masih menjadi penunggang Yamaha Vega R, Mtb menciduk bahwa salah satu ciri shockbreaker belakang rusak ialah adanya rembesan oli pada tabung shockabsorber… Yaitu oli yang keluar dari inner dumper aka batang as.

Selain adanya kebocoran, hal lain yang juga menjadi ciri shock belakang rusak ialah ketika ia sudah tidak stabil lagi kala digunakan berboncengan.

Tul Om… Jika ketika berboncengan dan melalui jalanan yang tidak rata (misalnya polisi tidur), kemudian area belakang terasa “mengayun”, maka itu adalah salah satu tanda shockbreaker belakang rusak.

Biasanya, ada cara untuk memperbaikinya tanpa mengganti shock. Tapi Mtb sendiri tidak pernah mencobanya. Katanya sih ngga awet Om… Sebentar saja juga sudah akan rusak lagi.

Advertisement

Mtb sih bukan soal percaya atau tidak percaya…, tapi Mtb lebih suka menggantinya dengan suspensi baru.

Om Bro…!! Adanya suspensi pada kendaraan bermotor bukanlah semata-mata untuk kenyamanan saja, tapi juga merupakan perangkat keamanan. Iya Om… Tanpa suspensi yang baik, kita sekalian bakal sakit pinggang, atau bahkan sakit seluruh badan akibat goncangan dari jalanan. Karenanya, kita musti memperhatikan kondisi suspensi belakang agar selalu berfungsi dengan baik.

Lebih dari itu, suspensi juga berpengaruh dalam hal keamanan. Iya Om… Di jaman old, Mtb pernah membuat kesimpulan bahwa suspensi yang telah rusak, akan mengurangi stabilitas menapaknya tapak ban pada permukaan jalan. Ban jadi mudah ngepot dan terlempar ke samping ketika bermanuver. (Mtb – Ciri shockbreaker motor rusak).

Penyebab Shockbreaker Bocor Lagi Meski Sudah di Servis

Advertisement

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *