Cara Mengetahui 8 Ciri Mobil Bekas Terendam Banjir

Motorisblog.com – Bagi Om Bro sekalian yang hendak membeli mobkas, penting untuk mengetahui ciri mobil bekas terendam banjir. Maksudnya jelas supaya Om Bro tidak salah beli, yaitu supaya Om Bro mendapat mobkas yang kondisinya masih baik.

Karena apa?

Karena kendaraan yang pernah kena banjir, ia punya resiko kerusakan yang lebih besar pada waktu yang akan datang.

Yo wis. Ngga berpanjang-panjang, langsung bae kita cekidot ke TKP.

Cara Mengetahui Ciri Mobil Bekas Terendam Banjir

Ada beberapa cara untuk mengetahui ciri mobil bekas terkena banjir.

1. Dari History Perawatan

Ada beberapa komponen yang lazim ganti jika mobil pernah terkena banjir. Seperti karet-karet, ada sisa pengeringan karpet dan sebagainya. Maka periksalah poin-poin tersebut untuk mengetahui apakah mobil yang bersangkutan pernah terendam banjir atau tidak.

2. Ada Aroma Tak Sedap

Mobil yang pernah terendam banjir biasanya ada aroma tidak sedap dari dalam kabin, meski mobilnya masih berusia muda. Baunya semisal bau lumpur atau bau apek.

Bahkan ketimbang mobil yang interiornya tidak terawat, mobil bekas terendam banjir cenderung lebih bau. (Kepala Cabang BMW Astra Used Car, Terry Tham – DetikOto, 19/1/2020).

Bau apek tersebut timbul lantaran adanya udara lembab yang menempel pada interior mobil dalam waktu yang cukup lama, misale saja pada bagian jok dan plafon.

Bahkan saat mobil telah mendapat pembersihan, biasanya bau apek dari dalam kabin masih tetap ada.

3. Ada Korosi pada Baut-baut Interior

Periksa baut-baut bagian bawah jok. Jika ada korosi atau karat padahal mobilnya masih muda, itu indikasi mobil pernah terendam banjir.

Sepatutnya baut-baut dalam kabin tidak mudah berkarat lantaran jarang terkontaminasi udara bebas dari luar. (Budi Kurniawan, Aftersales Manager BMW Astra).

4. Sistem Elektrikal Bermasalah

Pada mobil generasi baru, sistem kelistrikannya amat kompleks. Karenanya ia rawan bermasalah jika terkena banjir.

Lakukan pengujian pada perangkat elektronik semisal klakson, audio, wiper, lampu kabin, lampu eksterior dan power window.

Pastikan semuanya berfungsi dengan normal dan tidak ada suara sember dari sistem audio.

5. Cek Asal Domisili Mobil

Melalui data pada STNK dan BPKB si mobil, Om Bro bisa tahu apakah mobil tersebut berasal dari daerah rawan banjir atau bukan.

Memang sih tidak ada kepastian bahwa mobil yang berdomisili di daerah rawan banjir pasti pernah terendam. Juga tidak ada jaminan bahwa mobil yang berdomisili luar daerah banjir pasti tidak pernah terkena banjir. Namun setidaknya poin ini bisa menjadi tambahan pertimbangan untuk langkah inspeksi yang lebih detail.

6. Waspadai Harga yang Terlalu Murah

Salah satu alasan seseorang membeli mobil bekas ialah lantaran harganya yang lebih terjangkau ketimbang mobil baru. Namun jika harga yang ia tawarkan terlalu murah, Om Bro patut curiga. Karena harga yang sangat murah bisa menjadi indikasi bahwa kondisi mobil tersebut sudah tidak baik lagi.

Mungkin saja mobil tersebut sudah pernah terendam banjir?

7. Karpet Mobil Telah Berubah

Selanjutnya ciri mobil kena banjir ialah jika bagian bawah karpet dasar hilang busanya atau busanya berganti warna.

8. Ada Karat pada Sekring

Kemudian yang pamungkas, ciri mobil terendam banjir ialah adanya noda/karat pada bagian rumah sekring.

Memeriksa Mobil Bekas

Demikianlah Om.

Nah, jika sekiranya Om Bro tidak memiliki kapasitas untuk memeriksa semua hal-hal tersebut secara mendalam, sebaiknya lakukan pemeriksaan bersama melalui bengkel Resmi dari merk mobil yang hendak Om Bro beli.

Lakukan pemeriksaan bersama dengan pemilik yang akan menjualnya, biar sama-sama tahu hasil pemeriksaan yang lebih komprehensif. Utamanya untuk pengecekan bagian-bagian rumit seperti mesin dan karet-karet pada kaki-kaki.

Membeli Melalui Dealer

Atau jika ingin lebih simple, Om Bro bisa membeli saja melalui dealer mobil bekas yang terpercaya.

Pilihlah dealer mobil bekas yang berstandar dan memberi jaminan dengan jelas, berani memberi garansi dan menjamin seluruh unit yang mereka jual tidak pernah mengalami tabrakan keras ataupun terendam banjir.

Alternatif lainnya Om Bro bisa juga memanfaatkan jasa inspeksi mobil bekas, yaitu penyedia layanan jasa pemeriksaan kondisi kendaraan second. Jasa tersebut dapat Om Bro sewa jika Om Bro hendak membeli mobil bekas, namun tidak bisa atau tidak memiliki pengetahuan teknis untuk memeriksa apakah kondisi mobil masih layak atau tidak.

Perlunya ialah supaya Om Bro tidak tertipu.

Kita tentunya tidak mau membeli mobil bekas yang kemudian harus bolak-balik bengkel gegara banyak bagian yang telah rusak.

Kondisi banjir kerap kali membuat repot banyak hal, termasuk salah satunya ialah keamanan kendaraan bermotor.

Bukan hanya motor saja yang bakal kerepotan dalam menghadapi banjir, mobil pun repot ketika harus melintasi genangan air yang cukup dalam.

Adanya banjir bukan hanya menyebabkan jalanan macet, namun juga dapat membuat mobil mogok lantaran air masuk ke dalam ruang mesin.

Selain mesin, air kotor dan lumpur dari banjir juga dapat masuk ke dalam kabin, terutama jika area banjirnya berada pada dataran yang relatif rendah.

Setelah itu, tak jarang pemilik mobil menjual mobilnya yang pernah kebanjiran tersebut lantaran sudah tidak nyaman lagi.

Nah, sebelum si mobil mereka jual, sang pemilik tentunya akan membersihkan dahulu mobilnya hingga sebersih mungkin supaya harga jualnya tidak anjlok terlalu dalam. Namun itu tadi, meskipun si mobil telah mendapat pembersihan, Om Bro tetap dapat mengetahui ciri-ciri mobil yang pernah kebanjiran. (Mtb).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *