busi

Ciri ciri Busi Harus Diganti, Warna Menghitam dan Logam Tengah Mulai Pendek

Motorisblog.com – Bagi Om Bro sekalian yang tidak taat pada jadwal berkala, perlu kiranya mengetahui ciri ciri busi harus diganti.

Betul Om… Sejatinya busi punya usia pakai. Karena itulah semua pabrikan selalu menganjurkan penggantian busi secara berkala. Tapi pun begitu, tidak semua pengguna kendaraan bermotor mematuhi jadwal penggantian berkala. Banyak diantaranya yang menggunakan busi hingga mati total. Mereka tidak mengganti busi selama busi belum mati.

Nah, jika Om Bro termasuk salah satu yang tidak mengikuti jadwal penggantian berkala, maka Om Bro harus faham akan ciri ciri waktu ganti busi.

Kenapa??

Karena busi yang telah usang, maka percikan api listriknya pun tidak maksimal. Jika terus dipaksa untuk digunakan, maka pembakaran tidak akan optimal. Akibatnya, kerak menumpuk di ruang bakar, yang dalam jangka panjang akan membuat tenaga mesin merosot jauh…

Jadi, apa saja sih ciri ciri busi harus ganti??

Menurut Country Manager PT Brisk Busi Indonesia, Jason Muliadi (Viva, 30/4/2019), salah dua dari ciri busi waktunya ganti ialah jika busi telah tampak menghitam, dan logam tengahnya mulai pendek. Selain itu, tarikan mesin pun terasa berat, bahkan kadang ada gejala brebet.

Om Bro…!! Seperti yang telah Mtb singgung di atas, sesungguhnya busi punya usia pakai normal. Menurut Jason, busi berbahan perak dapat bertahan hingga 35.000 km, bahan tembaga 40.000 km, dan bahan iridium hingga 100.000 km. Namun usia tersebut dapat berkurang jika Om Bro kerap berkendara secara agresif, atau pun sering menggeber kendaraan.

Faktor lain yang juga dapat mempengaruhi usia pakai busi ialah kualitas bahan bakar. Seperti misalnya bensin Premium, dia bisa membuat busi cepat kotor. Maka itulah, sebaiknya ganti busi secara berkala sesuai dengan anjuran pabrikan. Contohnya untuk sepeda motor enty level, biasanya dianjurkan untuk mengganti busi setiap 6.000-8.000 km sekali. (Mtb).

Spread the love

Tinggalkan komentar