uji tabrak crash test

11 Cara Menghindari Tabrakan Beruntun di Jalan Raya/Tol

Advertisement

Motorisblog.com – Om Bro…!! Tanpa waspada dan hati-hati, berkendara jadi tidak aman. Sedikit lengah, resiko fatal bisa terjadi. So… kali ini Mtb bakal share cara menghindari tabrakan beruntun yang bisa terjadi jika Om Bro tidak waspada dalam berkendara.

Advertisement

Cara Menghindari Tabrakan Beruntun di Jalan Raya dan Tol

Pada banyak kasus, kecelakaan beruntun kerap menimbulkan korban jiwa. Jika pun tidak ada korban jiwa, setidaknya kerugian materiil sudah pasti diderita.

Nah, untuk mengurangi resiko tersebut, berikut ini beberapa tips-nya:

1. Menjaga Jarak Aman

Faktor utama yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan beruntun ialah karena jarak kendaraan yang yang terlalu rapat… sehinggi ketika kendaraan di depan mengalami kecelakaan, maka kendaraan lain di belakangnya tidak punya cukup waktu untuk menghindar ataupun melakukan pengereman secara efektif. (Training Director The Real Driving Center (RDC), Marcell Kurniawan – Kompas (12/1/2020).

Anjuran jarak aman antar kendaraan ialah sekira 3 detik atau lebih. Dengan begitu, akan ada waktu untuk menghindar jika kendaraan di depan mengalami kecelakaan.

2. Perhatikan Kondisi Jalan

Ketika jalanan berada dalam kondisi basah atau licin, maka waktu jeda harus lebih dari 3 detik dengan kendaraan lain di depan… Demikian juga jika visibilitas menurun karena kabut dan sebagainya.

3. Patuhi Batas Kecepatan di Jalan

Utamanya di jalan tol, selalu tertulis batas kecepatan yang harus patuhi. Namun banyak pengendara yang tidak taat terhadap batas kecepatan tersebut.

Pada kecepatan yang terlalu tinggi, jarak aman harus lebih jauh untuk pengereman yang efektif.

4. Tingkatkan Konsentrasi

Konsentrasi yang baik dapat membantu mengurangi resiko kecelakaan beruntun. Karena dengan konsentrasi yang baik, maka Om Bro dapat menghindar jika di depan terjadi kecelakaan.

5. Waspadai Obyek Bergerak

Waspadai kemungkinan adanya manusia atau hewan yang melintas atau menyeberang jalan.

6. Lepaskan Pandangan Seluas-luasnya

Dengan pandangan yang luas dan jauh ke depan, Om Bro akan bisa mengidentifikasi jika ada obyek bergerak… sehingga Om Bro dapat melakukan tindakan preventif atau pencegahan terhadap segala kemungkinan yang bisa terjadi.

7. Jangan Terlena oleh Situasi Jalanan

Meskipun secara visual jalanan tampak kosong, Om Bro tetap harus waspada. Jangan pernah merasa kita boleh santai… karena pada dasarnya jalan raya tidak pernah aman. Tetap ada resiko terburuk pada banyak situasi dan kondisi, misale saja ketika Om Bro melalui tikungan, blind spot dan sebagainya.

Advertisement

Meski tampak kosong, pada saat tertentu bisa saja ada objek yang tiba-tiba muncul… misalnya dari dalam gang atau dari persimpangan jalan.

Jika Om Bro selalu fokus, hati-hati dan tidak terlena, maka Om Bro bakal bisa melakukan manuver secara sigap sebagai langkah antisipasi… tanpa terkejut dan melalui analisa / perhitungan yang matang.

8. Usahakan Jangan Panik

Dengan konsentrasi yang baik, Om Bro juga tidak akan mudah panik terhadap kecelakaan yang terjadi di depan. Dengan begitu Om Bro dapat mengendalikan kendaraan dengan lebih baik.

9. Selalu Jaga Kondisi Rem

Selain faktor manusia, faktor teknis juga turut mempengaruhi keamanan berkendara. Maka pastikan rem kendaraan Om Bro selalu ada dalam kondisi prima… Karena kampas rem yang mulai habis akan berpengaruh terhadap jarak pengereman.

10. Ambil Keputusan antara Rem atau Menghindar

Dalam situasi menghindari obyek atau kecelakaan di depan, Om Bro harus bisa menentukan pilihan terbaik antara melakukan pengereman atau menghindar.

Yup… Ada resiko lain ketika Om Bro rem mendadak… yaitu Om Bro bisa tertabrak dari belakang.

Nah… Dengan konsentrasi dan menjaga jarak yang baik, Om Bro akan bisa mengidentifikasi bahaya lain yang tidak terlihat… yaitu bahaya yang mengancam di sisi samping atau pun belakang kendaraan Om Bro sekalian. Dengan begitu Om Bro dapat menentukan pilihan terbaik antara hard braking atau bermanuver menghindari obyek di depan.

11. Berikan Tanda Menggunakan Hazard Lamp

Pada situasi seperti itu, entah Om Bro rem mendadak atau menghindari obyek, lampu hazard dapat membantu memberikan peringatan pada kendaraan lain di belakang kita.

Cara Melihat Spion Motor dan Mobil yang Benar

Tips Safety Riding: Periksa 10 Bagian Sepeda Motor ini Agar Aman Berkendara

Pengertian Safety Riding: 6 Hal Penting Menuju Aman Bersepeda Motor

31 Cara Berkendara Motor yang Baik dan Benar

(Mtb).

Advertisement

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *