cara menghidupkan motor di pagi hari

Cara Menghidupkan Motor di Pagi Hari yang Baik dan Benar

Motorisblog.com – Om Bro…!! Perkara cara menghidupkan motor di pagi hari yang benar, sebenarnya simple. Tapi kadang ada saja biker yang menganggapnya sebagai sebuah ritual yang rumit. Ada yang bilang harus di engkol beberapa kali sebelum start, dan lain sebagainya.

Jika Om Bro mau membaca buku panduan motor masing-masing dengan seksama, sebenarnya hal itu tidak ada. Tidak ada anjuran apa lagi kewajiban untuk mengengkol pada saat start motor dipagi hari. Yang ada hanya panduan untuk mengengkol secara normal atau menggunakan tombol elektrik starter secara normal.

Anjurannya kurang lebih, “Tekan tombol start jangan lebih dari 5 detik”. Jika mesin tidak menyala, berikan jeda selama 5 detik, kemudian coba start lagi.

Udah, gitu doang…

Starter motor Honda spacy FI

Terus bagaimana dan atas dasar apa bisa muncul berbagai teori start mesin pagi hari??

Entah dari mana asal mulanya, tapi sebenarnya teori-teori tersebut mempunyai tujuan baik.

Tujuannya yaitu agar mesin motor menjadi awet…

Pemanasan Mesin

Dulu, jaman jayanya motor Astrea Star dan Prima, Mtb pernah membaca di buku panduan manual motor milik paman. (Kalau tidak salah ingat), disana tertulis bahwa memanaskan mesin motor cukuplah hanya 1-2 menit saja. Kalau terlalu lama justru akan cepat menimbulkan perubahan warna pada leher knalpot dan beberapa efek buruk lainnya.

Tapi itu dulu… Sekarang sudah berbeda. Konstruksi mesin jaman dulu berbeda dengan mesin-mesin sekarang.

Dulu, mesin Astrea series dianjurkan untuk menggunakan oli dengan SAE 20W-50, bahkan Honda Astrea Star boleh menggunakan sae tunggal, yaitu SAE 40.

Tapi sekarang Honda menganjurkan motornya menggunakan SAE 10W-30 karena jarak antar part didalam mesin jaman now lebih rapat dibanding konstruksi mesin jaman old. Jadinya ya harus menggunakan oli dengan viskositas rendah alias oli yang encer.

Nah, tujuan dari pemanasan mesin dipagi hari adalah supaya sirkulasi oli menjadi lancar… Supaya bagian dalam mesin telah terlumasi dengan sempurna sebelum memulai perjalanan, yang hasilnya performa motor akan lebih lancar dan ringan.

Tidak perlu terlalu lama… cukup 1-5 menit saja pemanasan mesinnya.

Selain perbedaan paham tentang pemanasan mesin dipagi hari, ternyata ada paham lain lagi bahwa untuk motor injeksi, tidak lagi diwajibkan untuk memanaskan mesin di pagi hari.

Nah, kata yang Mtb perhatikan adalah kata “tidak diwajibkan”. Artinya boleh dilakukan, dan boleh juga tidak dilakukan.

Kemudian perkara cara memanaskan mesin pun ada suatu fenomena dimana sang biker menggeber-geber puntiran gas. Padahal menurut Technical Service Training Manager PT Astra Honda Motor (AHM), Sarwono Edi kepada media Viva, cara tersebut justru salah.

Menurut Sarwono Edi, cara menggeber-geber gas saat memanaskan mesin justru akan membuat komponen mesin menjadi lebih mudah aus. Soalnya itu mesin digeber tanpa beban apa-apa.

Kecuali jika si motor jarang digunakan, misalnya hanya digunakan seminggu 2 kali atau bahkan 1 kali.

Itu pun tidak boleh terlalu digeber juga. Cukup dikisaran 3.000 rpm saja. Yang penting hanya agar distribusi oli menjadi sempurna saja.

Cara Menghidupkan Motor di Pagi Hari yang Baik dan Benar

Di atas tadi sudah Mtb tuliskan bahwa sebenarnya tidak ada cara khusus untuk menghidupkan motor di pagi hari. Petunjuk dari pabrikan melalui buku panduan sangatlah simple. Namun begitu, ada pandangan lain yang menurut Mtb juga baik untuk diterapkan.

Ada suatu tips yang disampaikan oleh salah satu mekanik AHASS Bintang Motor Buaran, Jakarta Timur, Muhammad Robiansyah kepada Media Viva. Menurutnya supaya motor lebih awet, start motor di pagi hari sebaiknya menggunakan kick starter alias engkol dibanding menggunakan tombol starter, karena jika dipagi hari selalu menggunakan starter elektrik, maka usia aki akan jadi lebih pendek.

Selain itu, penggunaan elektrik starter di pagi hari pun bisa menyebabkan malfungsi kelistrikan.

Kick starter motor

Teorinya begini:

Tegangan awal baterai secara normal adalah sekira 12,35 Volt.

Jika di pagi hari menggunakan starter elektrik, tegangannya bisa drop hingga 9 Volt.

Berbeda dengan jika diengkol… Mesin menyala kemudian dipakai.

Dan untuk menyalakan kembali saat suhu mesin telah hangat, tegangan aki tidak akan turun drastis dan menguras cadangan pengisian karena hanya butuh 10,5 hingga 11 Volt saja untuk start.

Gejala Malfungsi Sistem Kelistrikan

Jika terjadi malfungsi, maka akan ada tanda dari MIL (Malfunction Indicator Lamp) yang menyala panjang sebanyak lima kali dan berkedip pendek dua kali. Mesin tidak bisa menyala, bahkan arus ke bagian speedometer pun tidak sampai. Malahan untuk menggerakkan jarum speedometer pun tidak akan bisa.

Tapi itu pun kasus langka. Jadi bukan berarti kalau selalu menggunakan starter elektrik maka pasti akan terjadi malfungsi. Tidak selalu lho Om…

Itu teori dari mereka yang ahli.

Prinsip Mtb

Kalo buat Mtb sendiri sih tidak ada teori yang njelimet seperti itu. Mtb selalu menggunakan kick starter alias engkol alias selahan untuk menghidupkan mesin pada kondisi mesin dingin, misale di pagi hari atau selepas motor diparkir dalam waktu lama.

Tapi bukan karena alasan apa… Mtb hanya ingin memberdayakan saja, supaya kedua starter (elektrik dan kick) terpakai. Soale umumnya pada motor skutik, kick starter bisa jadi rada macet jika tidak pernah digunakan.

Perlunya ialah jika ketika tiba-tiba starter elektrik mati, terus engkol juga macet, kan jadi repot kan Om… (Mtb).

3 Alasan Mengapa Beberapa Sepeda Motor Tanpa Kick Starter dari Pabriknya

Starter Honda Beat Ngadat? Spacy Saya Juga Suaranya “Bletaakk…!!!”

Tinggalkan komentar