10 Cara Mengatasi Mobil yang Terendam Banjir Secara Benar

Motorisblog.com – Om Bro! Pada musim hujan saat intensitas hujan tinggi hingga terjadi banjir, banyak resiko yang mengancam. Termasuk juga mengancam keamanan kendaraan yang kita miliki. Nah, kali ini Mtb bakal share cara mengatasi mobil yang terendam banjir untuk mengurangi dampak dan bahaya yang mengancam.

Yup. Dengan penanganan yang tepat, resiko kerusakan mobil akibat terendam banjir dapat kita minimalisir. So, baca kelanjutan tulisan ini sampai selesai.

Cara Mengatasi Mobil yang Terendam Banjir

1. Lepaskan Kabel Aki

Langkah pertama yang harus Om Bro lakukan jika mobil terendam banjir adalah melepaskan kabel aki. Langkah ini perlu Om Bro lakukan untuk mencegah terjadinya hubungan arus pendek listrik alias korsleting.

Resiko yang bisa timbul akibat korsleting listrik adalah kerusakan komponen-komponen elektronik pada mobil, utamanya jika mobil Om Bro tipe matic yang serba elektronik, termasuk pula pada bagian transmisinya.

2. Jangan Menghidupkan Mesin

Menghidupkan mesin juga dapat memicu hubungan arus pendek pada sistem kelistrikan.

Selain memicu korsleting, menyalakan mesin mobil juga bisa menyebabkan terjadinya efek water hammer jika sebelumnya telah ada air yang masuk ke saluran isap udara menuju ruang bakar.

Jadi, harus bagaimana solusinya?

Mobil yang terendam banjir itu statusnya darurat ya Om. Jadi sebisa mungkin dorong mobil ke lokasi yang relatif lebih aman. Jangan menyalakan mesin untuk memindahkannya.

3. Non-aktifkan Rem Tangan

Salah satu efek mobil kena banjir adalah kampas rem mobil bisa lengket. Sama seperti jika mobil tidak Om Bro gunakan dalam waktu lama dengan kondisi rem tangan aktif.

Sementara itu untuk menangani resiko mobil terbawa arus banjir, gunakan batu untuk mengganjal.

Atau jika tidak memungkinkan, masukkan persneling pada gigi satu untuk mobil transmisi manual atau yang masih menggunakan rem tromol. Sedangkan untuk mobil bertransmisi otomatis, masukkan pada posisi parking (parkir) alias kondisi berhenti.

4. Kuras Tangki Bahan Bakar

Jika memungkinkan, Om Bro bisa lakukan sendiri. Namun jika tidak memungkinkan, sebaiknya serahkan saja pada bengkel untuk pekerjaan membersihkan tangki bensin ini.

Ketika mobil terkena banjir, air bisa saja masuk ke dalam tangki dan bercampur dengan BBM.

Bahan bakar yang tercampur air tentunya bakal membuat mesin mogok alias mati.

Selain itu, air yang masuk ke tangki dan bercampur dengan bensin juga bisa menimbulkan karat pada bagian dalam tangki. Hal itu akan mengganggu pengapian dan dalam jangka panjang bisa membuat tangki bensin menjadi keropos sehingga mudah bocor.

5. Periksa dan Bersihkan Komponen Pengapian

Langkah perbaikan selanjutnya ialah dengan mengeringkan beberapa komponen vital, antara lain busi, karburator, filter udara, koil, alternator, delco kabel-kabel dan lain-lain.

Komponen-komponen tersebut rawan rusak jika terkena banjir.

Selesai pembersihan, cek lagi apakah komponen-komponen tersebut masih berfungsi normal atau tidak.

Jika terasa ada kelainan, kemungkinan komponen pengapian tidak berfungsi maksimal.

Selebihnya jika mobil Om Bro menggunakan komponen ECU (electronic control unit), sebaiknya langsung serahkan saja ke bengkel resmi. Karena komponen ECU sangat sensitif dan berisiko mengalami kerusakan fatal jika tidak mendapat penanganan dengan benar.

6. Periksa Bagian-bagian Audio

Cek apakah fungsi Audio dapat berjalan normal atau tidak, utamanya bagian head unit.

Selain head unit, speaker juga bisa rusak karena sebagian besar bahannya terbuat dari material yang rentan terhadap air.

Untuk hasil pemeriksaan yang lebih maksimal, Om Bro bisa mendatangi bengkel khusus variasi yang berkompeten.

7. Periksa Interior

Periksa jok, karpet, kain pintu dalam (door trim) dan lainnya. Pastikan tidak ada kotoran yang menempel yang dapat menimbulkan jamur atau karat.

Segera cuci dan keringkan bagian yang perlu Om Bro cuci supaya tidak timbul aroma tak sedap dalam mobil.

Untuk pekerjaan ini, Om Bro bisa juga menyerahkannya ke tempat khusus cuci mobil atau bengkel variasi yang ahli dalam service interior.

8. Cek Semua Oli

Jika sudah mendapat pertolongan bengkel, pastikan semua kondisi minyak atau oli transmisi, mesin dan lainnya. Periksa dan ganti bila perlu.

Oli yang tercampur air bisa merusak mesin serta komponen lainnya.

9. Kemudikan Mobil Secara Perlahan

Setelah mobil Om Bro mendapatkan semua penanganan tadi, nyalakan mesin dan dengarkan dengan baik apakah suara mesin normal atau tidak.

Jalankan mobil secara perlahan dan jika terasa ada kelainan, sebaiknya periksa kembali.

10. Periksa Polis Asuransi Mobil

Jika sudah terlanjur terjadi, tidak perlu menyesalinya.

Selanjutnya untuk menghindari risiko kerugian yang sama pada lain waktu, ada baiknya Om Bro melengkapi proteksi asuransi mobil Om Bro sekalian dengan jenis asuransi all risk dengan perluasan jaminan banjir.

Om Bro. Musim hujan dengan intensitas tinggi seringkali menimbulkan banjir, utamanya di beberapa kota besar semisal Jakarta.

Saluran air atau drainase yang tidak cukup mampu menampung beban luapan air akibat penataan kota yang kurang ideal dengan bangunan-bangunan yang tidak beraturan, menjadi penyebab utama terjadinya banjir.

Dampak banjir menimbulkan bermacam-macam kerugian, baik itu kerugian materi, kesehatan, perasaan tidak nyaman dan sebagainya.

Salah satu resiko kerugian yang dapat timbul adalah kerusakan kendaraan bermotor, misale motor dan mobil.

Untuk mobil keluaran terbaru yang sudah serba elektronik, kondisi banjir dapat menyebabkan kerusakan beberapa komponen. Karenanya kita harus faham cara mengatasi mobil yang terendam banjir. (Mtb).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *