smart keyless lexi

Cara Kerja Keyless Motor, Ternyata Belum Sepenuhnya Aman dari Curanmor

Advertisement

Motorisblog.com – Om Bro…!! Tidak ada yang sempurna di dunia ini… Iya Om… Meskipun cara kerja keyless motor sudah nyaris sempurna, tapi tetap saja ada kelemahannya. Dia tetap beresiko menjadi korban pencurian kendaraan bermotor alias curanmor. Tapi pun begitu, sejauh ini Mtb belum pernah mendengar berita tindak pidana pencurian motor yang berhasil menghidupkan mesin tanpa anak kunci.

Advertisement

Yup… Cara kerja keyless pada motor ialah dengan menggunakan Radio Frequency Identification (RFID). Yaitu sistem yang sama dengan pembaca kartu e-toll.

Dengan kata lain, motor keyless memiliki antena yang berfungsi untuk menerima sinyal unik dari keyfob. Nah, ketika antena menerima sinyal identifikasi yang sesuai, saat itulah sistem elektronik akan membuka akses pada pengapian mesin.

Lebih dari itu, cara kerja kunci keyless motor juga dibatasi oleh jarak. Singkatnya, antena motor tidak akan menerima sinyal dari keyfob alias remote jika jaraknya melebihi radius yang telah ditentukan.

Lantas jika baterai keyfob mati total, apakah bisa menghidupkan mesin dengan cara di dorong seperti motor berkunci konvensional??

Jawabannya adalah ‘Tidak’ Om… Karena ketika keyfob mati, maka tidak ada sinyal yang dipancarkan ke motor. Dan tanpa sinyal tersebut, akses ke pengapian tidak akan terbuka.

Betul Om… Cara kerja sistem keyless memang tidak membutuhkan banyak energi. Hanya butuh sedikit energi saja. Tapi pun begitu, tanpa energi yang sedikit tersebut, mesin keyless sama sekali tidak akan bereaksi. Jadi satu-satunya solusi adalah dengan mengisi ulang daya (mengganti baterai) keyfob.

Terus lagi, apakah motor keyless yang keyfobnya hilang masih bisa berjalan??

Jika hilangnya pada saat kondisi mesin menyala, dia akan tetap dapat melaju sepanjang mesin tidak dimatikan. Namun sekali mesin dimatikan, dia tidak dapat dihidupkan lagi hingga keyfobnya ditemukan, atau keyfob cadangannya di dekatkan, atau membuat duplikat keyfobnya ke jaringan resmi si produsen motor.

Advertisement

Kemudian, apakah mungkin sistem keyless pada motor di retas (di hack)??

Menurut media ‘Rideapart’, mungkin saja Om… Tidak ada yang mustahil… Artinya, motor berkeyless pun tetap saja bisa dibobol maling. Semua bisa terjadi jika ada hacker yang mampu mendeteksi sinyalnya, kemudian menduplikasinya, dan akhirnya menggandakan keyfobnya.

Tapi…

Jika pun ada hacker yang mampu meretas keyless motor, apakah dia tertarik untuk menjadi maling motor??

Naahh… itu Om… Kalo menurut hemat Mtb sih, ngapain orang yang punya kemampuan hacking trus jadi maling motor?? Mendingan juga “main” di dunia online. Betul??

Tapi itu cuma logika Mtb saja ya Om… Bisa benar, bisa juga salah.

Jadi kesimpulannya??

Yaa sejauh ini sistem keyless masih sangat aman. Karena apa?? Karena itu tadi… Seorang maling motor, kecil kemungkinan punya keahlian hacking. Sementara orang yang punya keahlian hacking, kecil kemungkinan tertarik menjadi maling motor.

Lah iya… Ngeri lah Om… Kalo lagi beraksi trus ketangkap?? Mending kalo yang nangkep polisi. Lah kalo ketangkep massa trus di amuk?? Walaaahh… Ngeri Om. Mending jadi orang baik-baik aja deh Om…

Om Bro…!! Keberadaan teknologi memang ditujukan untuk mempermudah segala urusan manusia. Tak terkecuali di industri otomotif… Sejumlah pabrikan setiap saat selalu meningkatkan capaian teknologi yang dimilikinya. Salah satunya ialah kendaraan bermotor yang tak lagi menggunakan kunci kontak mekanis alias keyless. (Mtb).

Advertisement

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *