Cairan Anti Bocor Buat Mobil Berbeda denga Motor… Ada Anti-Getarnya…

Motorisblog.com – Om Bro…!! Jika dibayangkan sekilas tok doang, sepatutnya cairan anti bocor buat mobil sama saja dengan motor. Hanya volumenya saja yang berbeda, dimana untuk ban mobil tentunya harus lebih banyak cairannya.

Tapi ternyata tidak sesederhana itu Om…

Cairan anti bocor ban tubles mobil punya kelebihan teknologi tertentu yang tidak dimililiki oleh cairan motor.

Yup… Bener pisan Om… Cairan anti bocor ban mobil punya daya rekat yang lebih kuat, dan viskositasnya pun lebih kental. Dan yang paling penting, cairannya harus dilengkapi dengan anti-getar.

Loh, apa perlunya…??

Perlunya penting Om… Mobil kan empat roda dengan dua roda sebagai kemudi. Berbeda dengan motor yang dua roda dan roda kemudinya hanya satu.

Karena mobil punya dua roda kemudi, maka kedua roda kemudi alias roda depan harus balance alias seimbang. Betul Om…??

Nah, jika cairan anti bocor yang digunakan tidak bersifat anti getar, maka balancing-nya akan tidak normal, dan pada kecepatan tinggi bakal menimbulkan getaran pada stir mobil. Maka itu, sangat tidak disarankan ban mobil pakai cairan anti bocor yang peruntukkannya bagi ban motor. (Philip Buuloo, Direktur PT Tetsan (distributor cairan anti bocar bermerk IML) – Viva, 24/1/2019).

Om Bro…!! Cairan anti bocor ban memang penting. Mtb sudah membuktikannya sendiri pada motor…

Hingga sekarang, sudah memasuki tahun keenam Mtb menggunakan ban tubeless dengan cairan anti-bocor. Dan terbukti selama itu Mtb tidak pernah mengalami kempes ban saat dalam perjalanan. Bahkan ketika tertusuk benda tajam pun tekanan angin tetap tidak berkurang.

Serius Om… Ban motor Mtb bahkan pernah tertusuk paku skrup roofing kepala baut 8 mm, pun setelah 2 hari Mtb biarkan menancap, tetap ban tidak kempes.

kelebihan ban tubeless motor matic

So… Penggunaan cairan anti bocor pada ban tubeless terbukti ampuh menangkal ranjau paku, dan sebagainya.

Bahayanya Om… Semisal ranjau paku atau benda tajam lainnya, selain hanya menggembosi angin, mereka juga dapat merusak struktur ban. (Mtb).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *