Beranda » Review » Kelebihan Blue Core vs eSP: Ternyata Seperti 1990’an

Kelebihan Blue Core vs eSP: Ternyata Seperti 1990’an

honda vs yamaha

Motorisblog.com – Om Bro! Jika kita perhatikan baik-baik, sebenarnya tidak ada perbedaan signifikan dari produk Honda vs Yamaha untuk model yang sekelas. So, inilah kelebihan Blue Core vs eSP.

Betul Om. Kedua pabrikan tersebut itu berbisnis. Jadi pasti mereka tidak akan benar-benar memberikan lebih. Orientasi keuntungan usaha, tetap menjadi pertimbangan utama. Itu prinsip ekonomi dasar. Begitu menurut pemikiran sederhana Mtb.

Sejarah

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) pertama kali merilis teknologi Blue Core pada ajang Indonesia Motorcycle Show, Rabu, 29 Oktober 2014.

Yamaha mengklaim bahwa teknologi terbaru ini mampu memberikan performa lebih baik dengan konsumsi bahan bakar lebih irit 50% ketimbang produk terdahulu yang mesih menganut sistem pengabutan karburator.

Ini bertentangan dengan hukum alam yang secara umum menyatakan bahwa konsumsi yang lebih besar akan menghasilkan tenaga yang lebih besar pula. Maka pencapaian Yamaha pada teknologi Blue Core tersebut menjadi suatu prestasi besar.

Sistem Kerja Blue Core

Secara teknis, sistem kerja Blue Core Yamaha ialah dengan menerapkan kisi-kisi silinder yang lebih rapat dan tipis. Juga menggunakan model oil jet piston cooler yang berfungsi untuk melepas suhu panas dari ruang bakar.

Hasil akhirnya ialah efisiensi konsumsi bahan bakar dengan keluaran power yang lebih besar.

Hal menarik lainnya dari teknologi ini adalah bahwa Yamaha berani memberikan jaminan (garansi) mesin selama lima tahun atau 50.000 km (tergantung mana yang lebih dulu tercapai).

Secara sederhana, garansi tersebut mengindikasikan bahwa Yamaha benar-benar yakin dengan keawetan teknologi Blue Core.

Pada perkembangannya, teknologi Blue Core menjadi Global Platform Engine bagi motor-motor Yamaha, sebagai penyempurna dari teknogi YMJET-FI.

Prinsip Kerja Mesin Blue Core Yamaha

Efisiensi Ruang Bakar

Teknis kerja efisiensi ruang bakar (Increasing Combustion Efficiency) ini ialah dengan menyempurnakan proses pembakaran sehingga performa meningkat dengan konsumsi bahan bakar yang lebih irit.

Mengurangi Gesekan antar Komponen

Yamaha menggunakan kisi-kisi silinder yang lebih rapat dan tipis sehingga gesekan antar komponen dalam mesin sangat minim.

Ketika gesekan antar komponen dalam mesin hanya sedikit, maka potensi kehilangan tenaga akibat friksi tersebut akan rendah.

Oil Jet Piston Cooler

Fungsi bagian ini ialah untuk melepas suhu panas dari ruang bakar sehingga performa motor lebih stabil.

DiASil Cylinder & Forged Piston

Yamaha mengklaim kedua komponen ini 3 kali lebih awet, lebih kuat dan lebih ringan ketimbang silinder dan piston baja sehingga membuat teknologi Blue Core jadi lebih optimal.

Penyempurnaan Pengaturkan Katup

Dengan pengaturan katup yang sempurna, kinerja ruang bakar jadi lebih baik.

Nah, dari semuanya itu, didapatlah mesin yang minim gesekan pada dinding silinder, sehingga mengurangi noise (suara kasar) dan mengurangi vibrasi.

Kelebihan Blue Core vs eSP

Entah siapa yang lebih dulu hadir, namun selain Blue Core pada Yamaha, kompetitor, Honda juga memiliki teknologi serupa yang mereka namakan eSP.

Jika tidak salah ingat, lebih dulu eSP ketimbang Blue Core. Jika salah, monggo koreksi melalui kolom komentar.

Nah, secara prinsip kerja, eSP pun sama, yaitu mengurangi gesekan antar komponen dalam mesin. Tujuannya juga jelas sama, yaitu untuk meraih tenaga maksimal dengan konsumsi BBM yang minimal.

Jadi, bagus mana antara Blue Core Yamaha dan eSP Honda?

Jawaban Mtb adalah, sama saja.

Betul Om. Tidak usah mencari kelebihan signifikan dari salah satu merk. Karena untuk kelas produk yang sama, kualitas dan sebagainya pun akan setara. Yakin saja bahwa keduanya tidak akan benar-benar memberikan lebih pada konsumen. Mereka juga punya perhitungan untung-rugi dalam bisnisnya.

Persamaan dengan Era 1990’an

Sejak Yamaha merilis produk komersil 4 tak yang pertama, yaitu Crypton, hingga saat ini persaingan Honda vs Yamaha berlangsung sengit. Mereka pun terus berlomba melahirkan teknologi baru demi menarik minat konsumen, sekaligus untuk memenuhi berbagai regulasi. Contohnya peraturan tentang emisi gas buang yang harus rendah.

Intinya tetap sama seperti era 1990’an, bahwa untuk produk yang sekelas, mereka akan tetap seimbang. Tidak akan ada kelebihan yang signifikan. So, beli saja motor sesuai kebutuhan dan selera. (Mtb).

2 tanggapan pada “Kelebihan Blue Core vs eSP: Ternyata Seperti 1990’an”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *