Beranda » Review » Bengkel Ini Menyediakan Spare Part Thunder 250 cc Lengkap, Bahkan Bisa Restorasi

Bengkel Ini Menyediakan Spare Part Thunder 250 cc Lengkap, Bahkan Bisa Restorasi

Motorisblog.com – Om Bro…!! Banyak orang tahu jika secara mutu produk, Suzuki punya motor-motor yang berkualitas. Tapi seperti yang baru saja Mtb bahas kemarin, Suzuki sangat lemah dalam hal layanan purna jual. Apalagi untuk motor-motor lama yang sudah discontinue… Banyak penggunanya yang mengeluhkan perawatan, seperti pula misalnya soal sulitnya mendapatkan spare part Thunder 250 cc.

Dan sialnya, part subtitusi Thunder 250 pun sulit diketahui… Entah apakah ada part serupa yang bisa di kanibalkan atau tidak.

Mungkin karena jumlah populasinya yang relatif sedikit dan usia peredarannya yang pendek sehingga tidak banyak informasi yang bisa di dapat di internet.

Yup… Suzuki Thunder 250 hanya mampu bertahan selama 6 tahun di Indonesia (1999-2005). Amat jauh dibanding Honda Tiger yang masa produksinya mencapai 19 tahun (1993-2012).

Bahkan Yamaha Scorpio yang penjualannya tidak sebagus Tiger pun masih bisa bertahan selama 11 tahun (2002-2013).

Malang benar memang nasib Thunder… Usia produksi pendek, populasi sedikit, maka Review Thunder 250 pun tidak banyak beredar seperti motor-motor lainnya. Terasa sulit bagi pemilik setia Thunder 250 dalam mencari informasi part subtitusi, bengkel ahli dan lain-lain… Secara, bengkel resmi Suzuki benar-benar tidak bisa di andalkan.

Beruntunglah bagi bikers Thunder 250 yang berdomisili disekitaran Depok. Disana ada Karisma Motor kepunyaan Koh Welly yang adalah bengkel spesialis Suzuki Thunder 250. (DetikOto, 27/10/2018).

Lokasinya berada di Jalan Cinere Raya No.17, Depok Jawa Barat.

Koh Welly bisa menjadi spesialis Thunder 250 atas pengalamannya menjadi pemilik motor tersebut selama hampir 20 tahun. Dia paham betul akan seluk-beluk pelopor motor 250 cc di Indonesia ini. Entah itu bodinya, rangkanya, sampai mesinnya.

Awalnya bengkel Koh Welly tersebut sebenarnya melayani motor apa saja, terutama yang bermesin 250 cc ke atas. Hingga kemudian ada seorang teman Koh Welly yang membawa Thunder 250 padanya untuk di servis.

Sepertinya sang teman merasa cocok dengan gawean Koh Welly… Maka mulailah beredar informasi dari mulut ke mulut akan kepiawaian Koh Welly dalam menangani Thunder 250. Dan dari situlah Karisma motor mulai menjadi bengkel spesialis Thunder 250 dalam hal servis ringan, servis besar, bahkan hingga restorasi back to original.

Tarif jasa servisnya pun cukup terjangkau, yaitu Rp60 ribu untuk servis ringan dan Rp250 ribu untuk servis besar. Sementara untuk restorasi, estimasi biayanya berkisar Rp5 jutaan untuk bodi dan Rp8 jutaan untuk mesin (bisa kurang bisa lebih, tergantung kondisi awal motor).

Servis ringan meliputi pemeriksaan fungsi kelistrikan, penyetelan klep, pembersihan karburator, dan pemeriksaan angin… Sedangkan untuk servis besar, tentunya disesuaikan dengan permasalahan si motor.

Atas kiprahnya tersebut, kini Karisma Motor bahkan bisa dikatakan lebih lengkap dari bengkel resmi Suzuki dalam hal ketersediaan sparepart… Baik part fast moving maupun part slow moving. So… Patut lah jika sekarang bengkel Koh Welly banyak didatangi oleh konsumen-konsumen dari seantero pulau Jawa, bahkan sering juga bikers Thunder 250 dari luar Jawa yang berkonsultasi pada Koh Welly via Whatsapp.

Koh Welly mengakui bahwa ketersediaan suku cadang Thunder 250 dia dapatkan dengan cara mencarinya ke berbagai daerah, berbelanja via e-bay, dan dengan cara ikut serta pada event-event lelang motor. Dia juga mengatakan bahwa Karisma Motor memberikan garansi bagi Thunder 250 yang dia tangani servisnya. Termasuk pula yang ditangani oleh 3 orang karyawannya disitu.

Sekilas Suzuki Thunder 250

Jika Om Bro flashback ke era 2000-an, Tentu Om Bro akan tahu kiprah Suzuki GSX 250 alias Suzuki Thunder 250. Motor berkonsep sport touring tersebut diciptakan untuk merongrong pasar Honda Tiger 2000 yang kala itu masih menjadi pemain tunggal di kelas 200 cc ke atas.

Namun disayangkan, konsep Suzuki Thunder 250 yang nyaman untuk jarak jauh serta punya cc paling besar kala itu, tidak mampu mengusik kedigdayaan Honda Tiger.

Thunder 250 mengusung mesin SOHC 4 klep silinder tunggal dengan dua header knalpot. Thunder 250 ialah pelopor motor bermesin 250 cc di Indonesia… Sementara dua kompetitornya, yaitu Honda Tiger dan Yamaha Scorpio masih bermesin lebih kecil, yakni 200cc dan 225cc.

Sejatinya saat itu penjualan motor Suzuki masih bagus… bahkan hingga tahun 2005 pun jumlah penjualan all variant motor Suzuki masih berimbang dengan Yamaha, yaitu sama-sama di atas 1 jutaan unit. Namun pada perjalanannya, tampilan kekar dan moge look ala Suzuki Thunder 250 harus discontinue pada 2005.

Timing kelahiran Thunder memang tidak tepat… Dia terlahir pasca krisis ekonomi & moneter, ketika semua harga-harga naik tajam… Kala itu anggapan motor boros karena cc besar masih menjadi pertimbangan yang sangat di pertimbangkan. Berbeda dengan masa sekarang dimana motor-motor cc besar justru amat laris, meski masih tetap lebih laris motor cc kecil.

Selain itu, banyak juga orang-orang yang menganggap bahwa Thunder tidak kencang, maka mereka pikir lebih suka motor sport fairing sekalian. Mereka tidak paham bahwa konsep Thunder memang bukan motor dengan akselerasi cepat… Sementara orang-orang yang paham terhadap motor touring/cruiser yang nyaman jarak jauh, sebagian besarnya telah lebih berat pada memilih Honda Tiger.

Dan satu hal lagi kesalahan yang paling krusial dari Suzuki adalah perkara spare part yang sulit dan cenderung lebih mahal dari kompetitornya. Contohnya untuk gear set yang harganya mencapai Rp1,6 jutaan (Karisma Motor).

Dan masalah terbesarnya adalah karena sparepart tersebut sulit didapat. Ketersediannya sangat jarang.

Om Bro… Ketika kita bicara perkara harga yang mahal, mungkin hal itu tidak terlalu jadi masalah bagi pecinta sejati motor Suzuki. Tapi jika sudah bicara perkara ketersediaan yang sulit…??

Om Bro tahu sendiri jawabannya…

Dan sayangnya, Suzuki lebih memilih untuk sering gonta-ganti produk ketimbang meningkatkan ketersediaan spare part & layanan aftersales lainnya…

Kembali ke Thunder 250…

Sejak produksi pertamanya di tahun 1999 hingga akhir hayat produksinya di tahun 2005, Thunder 250 tidak mengalami perubahan apa-apa. Hanya saja, ada baut di atas blok mesin untuk keluaran 2000 ke atas. Yang hal itu tidak ada pada lansiran 1999. (Mtb -Spare part Thunder 250 cc).

4 tanggapan pada “Bengkel Ini Menyediakan Spare Part Thunder 250 cc Lengkap, Bahkan Bisa Restorasi”

  1. Bagaimana caranya menghubungi Bengkel Kharisma Motor kalau tidak ada kontak person atau alamat suratnya,mohon dapat disertakan alamat email atau No Telponnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *