Benarkah Motor Beat Incaran Maling?? Begini Penjelasannya Om…

Motorisblog.com – Om Bro…!! Belakangan ini rada santer bahasa yang mengatakan bahwa motor Beat incaran maling… Muasalnya ialah lantaran banyak kasus pencurian yang viral di sosmed dengan korban motor skuter matic (skutik) sejuta umat tersebut.

Tapi,, benarkah Honda Beat merupakan jenis motor incaran maling?? Terus, apakah itu menandakan bahwa sistem keamanan kunci Honda Beat tidak mumpuni??

Kalau menurut nalar Mtb sih ngga gitu juga ya Om… Soale begini… Populasi Honda Beat kan banyak pisan Om… Sampai pertengahan tahun 2018 lalu saja saat data AISI masih bebas di publikasi, itu Beat selalu jadi motor terlaris setiap bulannya…

Nah, karena jumlah populasinya yang amat banyak, maka Beat ada dimana-mana. Yang artinya, Beat ada di manapun disetiap lokasi yang menjadi incaran maling. Maka itulah Beat menjadi jenis motor yang paling banyak dicuri, karena dia merupakan motor yang paling mudah ditemukan oleh maling.

Paling mudah dijumpai maling lantaran jumlahnya yang amat banyak…

Begetoh Om…

Terus kalau misale Beat dianggap kurang aman secara sistem keamanan, ya ngga tepat juga Om… Segementasi Beat itu kan masuk ke kasta entry-level… Yang artinya, harganya pun harus sesuai dengan kantong masyarakat golongan menengah ke bawah seperti Mtb ini… Sementara jika Beat dibubuhi dengan (misalnya) sistem keamanan keyless, ya jelas banderolnya pun bakal jadi membengkak.

Begetoh Om…

Lah iya… Untuk kelas skutik low-end, dari pabrikan mana pun di Indonesia, standar keamanannya cuma sebatas secure key alias tutup lubang kunci bermagnet saja. Tidak dibekali dengan keyless, immobilizer, atau pun alarm anti-maling.

Umumnya, keyless dan immobilizer saat ini di Indonesia baru diaplikasikan pada motor kelas semi-premium, kelas premium dan kelas di atasnya saja. Belum umum diterapkan pada motor-motor low-end. Sementara untuk alarm anti-maling, memang sudah ada di beberapa motor entry-level, tapi tetap dengan harga jual yang berada di atas Beat series.

Jadi,, intinya semua motor pun punya resiko dicuri. Hanya saja, karena volume Honda Beat yang paling banyak, maka dialah yang paling sering ditemui maling… Dan akhirnya, Beat pula lah yang paling banyak menjadi korban pencurian.

Selain itu, karena popularitasnya yang amat tinggi, maka si maling jadi akan lebih mudah menjual hasil curiannya. Entah dalam wujud bodongan atau pun dengan di pereteli komponen-komponennya. Begitu logikanya Om…

Jadi pamungkasnya sih Om,, kita musti lebih berhati-hati saat memarkit motor. Entah itu parkir untuk waktu lama atau pun untuk waktu yang hanya sebentar. Karena pencuri bakal selalu mencari cara agar dia bisa mencuri dalam waktu cepat.

Om Bro…!! Menurut informasi yang berhasil Mtb ciduk, jumlah populasi Honda Beat di Indonesia saat ini telah mencapai 15 juta unit sejak pertama kali dirilis pada tahun 2008 lalu. Tak hanya itu, Honda Beat juga berhasil menyandang predikat motor terlaris di dunia. (Ahmad Muhibbudin, General Manager Corporate Communication PT Astra Honda Motor (AHM) – DetikOto (16/10/2019)).

Terus kalau ditanya, apakah mungkin AHM akan menyematkan teknologi keyless pada Beat??

Jawabannya, mungkin saja… Tapi entah kapan… Semua tergantung perminataan pasar. Karena seperti yang sudah Mtb sebutkan di atas, penyematan teknologi keyless pastinya akan mendongkrak banderol yang disandangnya. Jadi, jika pun bakal ditambahi keyless, AHM tentunya butuh riset dalam waktu yang tidak sebentar.

Om Bro…!! Dalam beberapa tahun terakhir ini, motor model skutik telah menggeser jauh popularitas motor cub (motor bebek) yang sebelumnya dominan di pasar tanah air. Dan dari semua skutik yang ada di Indonesia, Honda Beat diklaim menjadi yang terlaris, khususnya di Indonesia. Maka patutlah jika kini Beat menjadi produk value maker yang sangat menopang penjualan PT Astra Honda Motor (AHM). (Mtb).

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: