Begini Hukuman Pemalsuan Plat Nomor Kendaraan Bermotor

Motorisblog.com – Om Bro…!! Penting untuk mengetahui hukuman pemalsuan plat nomor kendaraan. Pentingnya ialah supaya kita tidak terpancing untuk meniru mereka yang melakukan pelanggaran serupa.

Yup… Baru-baru ini beredar video sebuah mobil Fortuner berplat polisi dan menggunakan strobo yang ugal-ugalan dan ditilang di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. Anehnya ketika diperiksa, ternyata si pengemudi bukanlah anggota Polri, melainkan seorang pelajar. (DetikOto, 3/6/2019).

Mtb fikir sih bod** pisan si pelanggar itu ya Om… Dia fikir dengan cara itu dia jadi bakal bisa bebas menerobos kemacetan dan di prioritaskan di jalanan. Bod**nya itu karena dia ugal-ugalan, jadi sangat mudah dicurigai polisi, bahkan dicurigai pengguna jalan lain.

plat nomor palsu

Lah iya… Masa iya mobil dinas Polri ko songong & ugal-ugalan dijalan?? Kan lucu Om… Kalo Mtb mendapati yang seperti itu juga pastinya Mtb laporkan pada Polisi supaya diperiksa. Apakah si pengendara itu benar-benar anggota Polri atau cuma bocah tengil yang bod**. Kan gitu ya Om…??

Sanksi Menggunakan Plat Nomor Palsu

Menurut Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, ternyata mobil pelanggar di atas adalah milik pribadi, alias bukan mobil dinas Polri. Dan selanjutnya pihak kepolisian telah menyita pelat nomor dinas yang diduga palsu itu. (DetikOto, 3/6/2019).

Terlepas dari seperti apa hasil penyelidikan kasus di atas, yang jelas peristiwa tersebut menjadi contoh untuk jangan sekali-kali kita meniru kebod**an seperti itu.

Kenapa??

Karena ada banyak pasal yang bakal menjerat Om Bro jika Om Bro melakukan pelanggaran serupa.

1. Dalam Pasal 263 KUHP yang mengatur tindak pidana pemalsuan surat, ancamannya ialah maksimal 6 tahun penjara. Begini bunyi pasalnya:

“Barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat menimbulkan sesuatu hak, perikatan atau pembebasan hutang, atau yang diperuntukkan sebagai bukti daripada sesuatu hal dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat tersebut seolah-olah isinya benar dan tidak dipalsu, diancam, jika pemakaian tersebut dapat menimbulkan kerugian, karena pemalsuan surat, dengan pidana penjara paling lama enam tahun.”

2. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, polisi akan mengambil STNK pengendara, meminta pengendara menepikan kendaraannya, dan memberikan surat tilang.

3. Pasal 280,

“Melanggar tidak dipasangi tanda nomor kendaraan bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia, pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000.”

4. Pasal 287 Ayat 1,

“Melanggar larangan yang dinyatakan dengan rambu lalu lintas, pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000.”

5. Pasal 288 Ayat 1,

“Melanggar tidak dilengkapi dengan STNK atau surat tanda coba kendaraan bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia, pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp 500.000.”

Nah Om… Ngeri kan?? Sudah ada 5 pasal yang setidaknya siap menjerat pemalsu plat nomor kendaraan.

Selain lima pasal di atas, Om Bro juga terancam hukuman tambahan jika menggunakan strobo pada kendaraan pribadi. (Mtb).

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: