Begini Akibat Motor Jarang Servis, Rusaknya Parah

Motorisblog.com – Om Bro…!! Jangan sepelekan akibat motor jarang servis… Karena hasil akhirnya bisa fatal… Bisa menimbulkan kerusakan besar hingga turun mesin. Atau jika pun tidak, minimalnya motor jadi gampang mogok dan menyusahkan Om Bro sendiri saat dalam perjalanan. Apa lagi jika perjalanan yang tengah Om Bro tempuh tersebut merupakan perjalanan yang berpacu dengan waktu… Wah, bisa repot Om…

Yup… Perawatan rutin alias servis berkala menjadi salah satu rutinitas penting bagi pemilik kendaraan bermotor. Karena dengan perawatan teratur, maka usia motor bisa jadi lebih panjang, juga terhindar dari masalah-masalah di perjalanan, seperti mogok dan sebagainya…

Iya bagi Om Bro yang sedikit banyaknya memahami motor, mungkin tanpa servis teratur pun tidak akan menimbulkan masalah besar. Karena bagi orang yang faham betul, maka dia akan cepat mendeteksi jika ada hal-hal atawa gejala-gejala yang tidak beres pada motornya… Namun bagi Om Bro biker polosan yang tidak memahami seluk beluk motor, tanpa servis berkala, motor bisa memberikan masalah besar dalam jangka panjang.

Seperti misalnya busi dan filter udara… Kebanyakan orang hanya berpedoman bahwa perawatan rutin yang paling krusial hanyalah ganti oli mesin secara teratur saja. Dan memang benar… Oli adalah bagian paling vital dalam kendaraan bermotor yang wajib diganti secara berkala. Karena jika tidak, maka mesin akan cepat rusak.

Tapi bukan hanya itu saja Om… Busi dan filter udara pun menjadi salah dua dari komponen motor yang wajib diganti secara rutin. Karena jika tidak, busi bisa tiba-tiba mati saat dalam perjalanan…

Jikapun tidak tiba-tiba mati, busi punya usia pemakaian wajar… Yang jika dipaksakan dipakai terus-menerus tanpa diganti secara rutin, lambat laun percikan apinya tidak akan lagi maksimal… Dan jika sudah seperti itu, maka pembakaran akan jadi tidak optimal… Maka lama-lama akan menimbulkan tumpukan kerak di ruang bakar.

Itu hanya salah satu contoh saja Om… Masih banyak resiko-resiko lain yang harus Om Bro tanggung jika motor tidak di servis secara teratur.

Selain busi, filter udara pun dapat menjadi masalah besar jika tidak diganti secara teratur… Betul Om… Jika filter udara tidak diganti secara berkala, maka lama kelamaan filter udara akan rusak. Dan jika filter udara sudah rusak, maka kotoran akan lolos dari penyaringan dan masuk ke dalam ruang bakar.

Selanjutnya, kotoran-kotoran yang masuk ke dalam ruang bakar itu lambat laun akan mengikis piston dan dinding silinder. So… antara piston dan silinder akan terjadi keausan…

Setelah terjadi keausan, maka kompresi pun akan bocor dan motor mudah mogok dijalan…

Selain bocor kompresi, keausan pada piston dan dinding silinder juga akan mengakibatkan kebocoran oli mesin. Oli mesin masuk ke dalam ruang bakar, ikut terbakar bersama bensin, hingga akhirnya volume oli akan susut dan mengering dengan cepat. Sementara Om Bro sekalian tahu, tanpa pelumasan yang optimal, apalagi jika volume oli kurang dari takaran yang seharusnya, maka mesin akan cepat sekali mengalami kerusakan yang parah… Yang akhirnya, mau tidak mau, motor Om Bro akan memasuki fase turun mesin.

Salah dua ciri adanya keausan di area piston & silinder adalah munculnya asap putih dari knalpot dan munculnya suara berisik dari dalam mesin. Betul Om… Adanya gas buang yang tidak wajar yang berupa asap putih itu dan adanya suara berisik dari dalam mesin adalah salah dua dari tanda adanya keausan pada area piston & silinder.

Kemudian jika hal itu sudah terjadi, jelas motor harus dibawa ke bengkel untuk diperiksa tekanan kompresinya. Jika terbukti tekanan kompresinya terlalu rendah, maka dapat dipastikan memang telah terjadi kebocoran… Entah itu kerusakan piston, silinder, atau pun seal klep.

Selanjutnya jika hasil pengukuran / hasil pemeriksaan telah menghasilkan diagnosa yang pasti, maka secepatnya harus dilakukan perbaikan.

Selain kerusakan filter udara, hal lain yang dapat menimbulkan masalah serupa adalah penggantian oli mesin yang tidak teratur dan cenderung lambat. Yup… Jika Om Bro sering telat ganti oli, lama-lama volume oli juga akan berkurang. Setelah volume oli berkurang, maka gesekan antar-komponen di dalam mesin tidak lagi akan terlindungi sehingga bakal cepat menimbulkan keausan.

Karenanya, Om Bro musti perhatikan dengan seksama perkara jadwal penggantian oli mesin yang disarankan oleh pabrikan.

Selain hal-hal di atas, tanpa servis rutin, saluran bahan bakar pun jadi tidak pernah diperiksa… Om Bro jadi tidak tahu jika misale terjadi penumpukan kotoran di saluran bahan bakar. Tahu-tahu mesin brebet, langsam mesin tidak stabil dan sebagainya.

Intinya, disarankan untuk selalu melakukan perawatan secara berkala (servis rutin) agar motor terhindar dari masalah yang lebih berat dan lebih panjang. (Mtb).

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: