honda genio 2019 velg khusus ban tubeless

2 Bukti Kelebihan Ban Tubeless Motor Matic

Advertisement

Motorisblog.com – Om Bro! Banyak spekulasi dan pandangan yang berkembang pada kalangan bikers, perkara penggunaan ban tubeless untuk skutik. Ada sebagian yang merasa cocok, namun masih ada juga orang yang tidak suka. Hokeh. Sekarang mari kita bahas kelebihan ban tubeless motor matic.

Advertisement

Dari mereka yang suka dan yang tidak, masing-masing punya alasan sendiri.

Nah, karena adanya dua pemikiran yang berbeda, maka banyak juga kalangan yang mengangkatnya ke dunia maya dengan tema bahasan kelebihan ban tubeless motor matic.

Mtb sendiri sudah menggunakan ban tubeless sejak motor baru 3 hari turun dari dealer.

Kontroversi

Terus masalahnya sekarang, masih ada saja pandangan beberapa orang yang menganggap bahwa penggunaan ban tubeless pada motor matic tidaklah baik. Padahal kalau Om Bro mau berfikir sedikit logis, begini:

“Jika ban tubeless memang tidak baik, maka tidak mungkin pabrikan akan mengaplikasikan ban tubeless pada produk-produk teranyarnya”.

Betul Om. Sekarang ini sudah sangat lumrah motor menggunakan ban tubeless sejak dari pabriknya.

Poin yang paling Mtb soroti dari pandangan itu adalah perkara tidak aman dan tidak nyamannya penggunaan ban tubeless, terutama untuk penggunaan pada jalanan rusak dan bergelombang.

Alasannya karena ban tubeless harus selalu keras untuk menjaga tekanan angin agar tidak bocor melalui pinggiran velg, sedangkan pada tube type (ban biasa), kita bisa mengurangi tekanan angin agar perjalanan lintas jalan rusak tidak terasa terlalu keras.

Antara Tekanan Angin Ban vs Suspensi

Bagi Mtb, pandangan itu sangatlah keliru.

Soal tekanan angin ban itu sudah ada standar anjurannya dari pabrikan. Coba deh Om Bro lihat pada buku panduan manual motor Om Bro masing-masing. Meskipun motor Om Bro tidak menggunakan ban tubeless dari pabriknya, tapi anjuran tekanan anginnya tetap keras.

Kemudian soal feel keras pada jalanan rusak, aslinya hal itu lebih terpengaruh oleh kemampuan suspensi ketimbang oleh tekanan angin ban.

Jadi meskipun tekanan angin bannya kencang tapi kalau suspensi motor Om Bro empuk, tetap perjalanan Om Bro pada jalan rusak tidak akan terlalu menimbulkan guncangan.

Suspensi Honda Spacy

Kebetulan Mtb hanya punya Honda Spacy untuk saat ini. Om Bro tahu lah, meskipun Spacy ini golongannya low end dan kurang mendapat sambutan dari konsumen Indonesia alias ngga laku, tapi suspensinya lembut dan nyaman. Sama seperti skutik dan bebek entry level Honda pada umumnya.

Nah, dengan suspensi Spacy yang lembut ini, Mtb tidak ada masalah meskipun Mtb pakai ban tubeless pada saat melintasi jalanan rusak.

Kerugian Mengurangi Tekanan Angin Ban

Kemudian jika Om Bro berpendapat bahwa lebih baik mengurangi tekanan angin ban, sebenarnya Om Bro justru mendapat 3 kerugian sekaligus:

  1. Dengan tekanan angin yang rendah, maka pengendalian motor menjadi limbung dan berat. Resikonya: berpotensi terjadi kecelakaan akibat pengendalian yang tidak stabil
  2. Membiasakan mengurangi tekanan angin justru membuat ban lebih cepat rusak pada bagian samping, yaitu jadi lebih cepat retak
  3. Resiko lain dalam jangka panjang juga dapat mengakibatkan kerusakan bearing (laher) roda dan komstir, karena dengan laju motor yang limbung, berarti bearing dan komstir harus menahan beban dan goncangan yang lebih berat

Itu mengenai perdebatan penggunaan ban tubeless.

Singkatnya, kecuali untuk motor offroad, tidak ada masalah atau pun hal yang melarang penggunaan ban tubeless.

Kelebihan Ban Tubeless Motor Matic

1. Harga Ban Tubeless Bisa Jadi Lebih Murah

Salah satu yang pernah jadi bahan obrolan Mtb dengan teman adalah soal harga ban tubeless yang cenderung lebih mahal ketimbang ban biasa yang menggunakan ban dalam.

Advertisement

Tapi ada hal yang kadang orang lupa. Mereka tidak menghitung harga ban biasa dengan ban dalamnya sekaligus. Padahal jika kita jumlahkan harga ban luar dan ban dalamnya, itu selisihnya tidak akan terlalu jauh untuk kelas ban yang se’level.

Kemudian jika kita perjelas lagi secara detail, memang ada banyak pandangan mengenai kekurangan dan kelebihan ban tubeless. Tapi hal yang paling menonjol adalah bahwa dari keunggulan ban tubeless adalah perkara ketahanannya terhadap kebocoran. Yang intinya: ban tubeless tidak akan langsung gembos ketika tertusuk benda tajam. Sangat berbeda dengan ban biasa yang rentan kebocoran.

Jika ongkos tambal ban juga kita hubungkan dengan harga ban, maka jatohnya ban biasa bisa jadi lebih mahal kalau sering terkena sial kebocoran.

2. Ban Tubeless Lebih Tahan Bocor

Lantas, apakah benar bahwa ban tubeless lebih tahan bocor?

Kali ini Mtb berani bilang ‘benar!’. Mtb sudah membuktikannya sendiri selama bertahun-tahun.

Mtb adalah pengguna ban tube type alias ban biasa selama rentang waktu 2008 – 2013. Kemudian sejak akhir tahun 2013 hingga sekarang, Mtb selalu menggunakan ban tubeless.

Pada masa Mtb masih menggunakan ban biasa, itu entah sudah berapa kali Mtb mengalami yang namanya dorong motor gegara ban kempes tertusuk benda tajam. Tapi kemudian sejak menggunakan ban tubeless, Mtb selama hampir 7 tahun tidak pernah lagi mendorong motor karena bocor ban.

Bahkan menambal ban bocor pun Mtb baru sekali karena paku yang menancap pada permukaan ban cukup besar.

Ban tubeless bocor
Ban Tubeless Terkena Paku
Menggunakan Cairan Anti Bocor

Teknisnya sederhana: cukup pakai ban tubeless dan cairan anti bocor. Sudah, itu saja. Alhamdulillah, selama hampir 7 tahun baik-baik saja.

Jika pun ada benda-benda tajam yang menancap tapi kecil, itu selalu Mtb abaikan saja sampai si ban mulai botak gundul dan masuk masa ganti ban.

Itu si ban tidak lantas jadi kempes oleh kawat / paku kecil, karena pada bagian dalamnya sudah ada cairan anti bocor.

Bahkan ban motor Mtb pernah tertusuk skrup roofing berkepala 8 mm, namun angin ban tidak berkurang selama 2 hari, hingga akhirnya Mtb tambal.

Itulah hasil kolaborasi ban tubeless dengan cairan anti bocor.

Itu ukuran kepala roofing-nya lo ya Om, yang 8 mm. Kalo ukuran bagian tajamnya yang menancap, kira-kira 3 mm.

Paku skrup roofing

Nah, tuh Om. Penting itu cairan anti bocor.

Banyak merk cairan anti bocor yang beredar, ada MTR, M One dan lain sebagainya. Om Bro tinggal pilih saja. Om Bro bisa membelinya melalui bengkel-bengkel atau toko-toko ban semisal Planet Ban, Super Ban dan lain-lain.

Hampir 7 tahun loh Om, Mtb baru sekali nambal ban. Itu pun kalau Mtb antepin bisa saja sih baut skrup tersebut menempel sampai waktunya ganti ban. Tapi terlalu ekstrim kali ya, takut paku’nya copot tiba-tiba saat motor melaju kencang.

Sangkalan:

Maksud Mtb selama hampir 7 tahun bukanlah satu ban. Mtb sudah beberapa kali ganti ban, namun selalu menggunakan ban tubeless. (Mtb).

Advertisement

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *