Ban tubeless bocor

Ban Motor Botak Sebelah?? Ini Penyebab Sesungguhnya

Motorisblog.com – Om Bro…!! Masalah ban motor botak sebelah, sudah banyak sekali yang membahasnya. Tapi sejujurnya Mtb tidak merasa puas dengan share-share tersebut. Bahkan ketika Mtb sharing dengan beberapa mekanik bengkel pun jawabannya terkesan hanya perkiraan, bahkan sampai ada montir yang jawabannya nggak masuk akal bagi Mtb.

Penyebab Terjadinya Ban Motor Botak Sebelah

Ban botak sebelah rata-rata terjadi pada ban depan. Jarang terjadi pada ban belakang.

Dan sisi yang lebih cepat aus pun adalah sisi kanan. Jarang sekali (atau bahkan tidak terjadi) pada sisi sebelah kiri.

ban motor botak sebelah

Setidaknya itu yang Mtb alami selama hampir 12 tahun dengan 4 motor, yakni:

  1. Honda Legenda 2 2002
  2. Honda Fit X 2008
  3. Yamaha New Vega R 2008
  4. Honda Spacy FI 2013

Sekarang masalahnya adalah:

Dari berbagai penelusuran yang Mtb lakukan, hampir semua sumber menyebutkan bahwa penyebab ban motor botak sebelah adalah karena hal-hal berikut ini:

  • Shock breaker mati sebelah

Nyatanya, dulu Mtb pernah memperhatikan motor Honda Supra 100 milik teman yang shock belakangnya mati sebelah, tapi tidak serta-merta membuat ban belakang menjadi aus sebelah.

Sebaliknya, 4 motor Mtb semua mengalami hal tersebut, terutama pada pada ban depan, pada saat usia motor baru satu-dua tahunan.

Apa iya 4 motor tersebut shock-nya mati sebelah semua?? Dan yang mati shock sebelah kanan semua??

  • Komstir sudah koplak
  • Laher (bearing) roda sudah koplak
  • Motor sering menempuh perjalanan jarak jauh dengan posisi riding yang salah

Apa iya?? Apakah semua motor yang bannya gundul sebelah itu lantaran si pengendara duduknya miring??

  • Volume oli shock breaker yang tidak sama antara sisi kiri dan sisi kanan

Apa iya part bawaan pabrikan ko’ volume olinya tidak sama, dan selalu miring ke kanan??

  • Segitiga yang tidak center (tidak simetris)

Kalo masih bawaan pabrikan, tidak pernah kecelakaan, masa iya segitiganya miring??

  • Sasis atau swing arm bermasalah
  • Mutu ban tidak bagus

Entah sudah berapa kali Mtb gonta-ganti merk ban, tapi hasilnya tetap sama.

Apa semua merk ban di kelas entry level itu mutunya tidak bagus??

  • Velg oleng

Dan lain-lain…

Mungkin ada benarnya jika hal-hal tersebut juga turut berpengaruh. Tapi masalahnya, perkara ban aus sebelah telah beberapa kali Mtb alami, bahkan pada ban bawaan pabrikan.

Yang artinya motor masih relatif baru dengan part-part tersebut di atas masih dalam kondisi normal.

Jadi menurut Mtb, kurang tepat kalau kita secara mutlak menjudge part-part tersebut sebagai biang keroknya.

Nah, setelah melalui observasi yang memakan waktu hampir selama 12 tahun itu, Mtb menyimpulkan bahwa ada hal lain yang lebih besar pengaruhnya dalam memicu kebotakan sebelah ban.

Mtb menemukan setidaknya ada 3 hal yang menjadi penyebab utama, yaitu:

1. Faktor kemiringan jalan

Coba Om Bro perhatikan…

Setiap jalan aspal pasti selalu lebih tinggi di tengah dan lebih rendah di bagian sisi (pinggir). Artinya dengan posisi kendaraan ada di lajur sebelah kiri, maka bagian ban sebelah kananlah yang lebih menekan ke permukaan aspal. Maka wajarlah jika sisi kanan ban lebih cepat aus ketimbang sisi kiri.

2. Faktor suspensi tunggal pada motor skutik

Pada motor matik yang menggunakan suspensi sebelah, hal ini juga turut memberikan pengaruh besar.

Shock breaker tunggal motor skutik ditempatkan disamping, bukan ditengah.

Posisi shock berada di samping kiri, maka motor cenderung miring ke kanan, utamanya pada saat motor mengangkut beban berat atau berboncengan.

Maka sisi ban sebelah kanan lebih banyak menerima beban sehingga lebih cepat aus.

Memang benar, penempatan shock disebelah kiri telah melalui proses development yang panjang dan tepat. Tapi ya tetap saja, ciptaan manusia tidaklah ada yang sempurna, apalagi di kelas motor harian.

Nyatanya Mtb sering melihat motor-motor matik yang telah miring ke kanan, entah kemiringannya banyak ataupun sedikit.

3. Ban depan memiliki beban yang lebih berat dalam hal benturan

Secara beban total, ban belakang memang menanggung beban yang lebih berat. Itulah kenapa ban belakang selalu lebih cepat aus ketimbang ban depan.

Namun dalam hal benturan, ban depan lebih berat bebannya dibanding ban belakang.

Om Bro yang sudah pernah menghantam lubang di jalanan pasti akan tahu perbedaannya:

Saat ban depan menghantam lubang, goncangannya lebih besar dibanding hantaman pada ban belakang.

Bahkan hantaman ban depan lebih berpotensi menimbulkan kecelakan jika sampai hilang keseimbangan.

Begitu pun dalam hal melindas aspal, ban depan lebih berat tugasnya. Makanya kasus ban benjol-benjol dan ban aus sebelah pun lebih banyak terjadi pada ban depan.

Demikian Om… Jika ada koreksi atau tambahan, silahkan sampaikan di kolom komentar. (Mtb).

Bahaya Ban Suntikan Ternyata Bisa Mematikan

Tanda Ban Motor Aus, TWI Sudah Tidak Ada Lagi

Ban Kempes Tapi Tidak Bocor…?? 6 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Tinggalkan komentar