Astra Gojek, Investasi Rp2 Triliun dari Astra untuk Gojek

Motorisblog.com – Astra Gojek. Om Bro utamanya driver ojek online (ojol) khususnya Gojek… Kabarnya, baru-baru ini Astra baru saja melakukan Investasi senilai Rp2 triliun. Namun begitu, belum jelas seperti apa nantinya bentuk kerjasama mereka. Banyak opini / asumsi bermunculan dengan kerjasama 2 pihak tersebut, namun yang paling “dicurigai” oleh masyarakat adalah perkara pengadaan motor. Tapi…?

Keberadaan Gojek sebagai pionir transportasi ojek online memang pantas menarik perhatian Astra. Popularitas Gojek sudah tidak diragukan lagi. Bahkan, Mtb yang sejatinya seorang driver Grab Bike pun sering disebut “gojek” oleh para penumpang.

Contohnya begini…

…di kampung Mtb yang masih kota kecil, orang akan langsung “nyambung” ketika Mtb menyebut kata “gojek”. Tapi mereka akan mengertnyitkan dahi dan berfikir dulu ketika Mtb menyebut kata “grab”. Mereka akan balik bertanya pada Mtb, “grab itu apa sih”. Mereka baru akan bersuara “ooohhhh…” saat Mtb jawab, “grab itu gojek”. Wkwkwkwk…!! Aneh kan? Tapi apa pun itu, langkah Astra dalam menggandeng Gojek memang bisa dikatakan sebagai langkah yang cerdas.

Kenapa Astra tertarik pada Gojek? Jawaban pastinya Mtb belum tahu. Belum ada bocoran yang mengarah kesitu. Namun Mtb bisa berikan gambaran perkembangan Gojek yang mungkin menjadi penyebab ketertarikan Astra pada Gojek.

astra gojek

Sekilas tentang Gojek

Di Indonesia ini ada istilah “Unicorn” untuk 4 perusahaan start up terbaik di yakni Bukalapak, Tokopedia, Traveloka dan Gojek. Itu artinya, Gojek merupakan salah satu perusahaan yang memang pantas untuk digandeng. Bahkan, Gojek merupakan startup pertama yang menggapai gelar Unicorn. Sementara Unicorn itu sendiri adalah Startup yang memiliki Nilai Valuasi sebesar US$ 1 miliar aka setara Rp13,3 triliun. Benar-benar perkembangan yang sangat cepat.

Kecepatan perkembangan Gojek dapat terlihat jelas dari jumlah drivernya. Dulu, saat baru berdiri di tahun 2010, Gojek hanya terdiri dari 20 armada pengojek. Itu pun wilayah operasionalnya hanya di 1 kota saja. Namun 7 tahun kemudian, yakni pada tahun 2017, jumlah Drivernya sudah mencapai 850 ribu dan telah beroperasu di 50 kota. Jadi wajar saja jika banyak perusahaan besar yang tertarik untuk berinvestasi pada Gojek. Termasuk Astra International,Tbk.

Dan menurut si bos Gojek, Nadiem Makarim, nilai investasi Astra sebesar US$150 (Rp2 triliun) adalah salah satu yang terbesar sepanjang sejarah Gojek.

Investor Gojek

Selain Astra International, sejatinya telah ada perusahaan lain yang juga menjadi investor Gojek. Diantaranya Alphabet (induk perusahaan Google), Temasek Holdings (asal Singapura), KKR & Co, Warburg Pincus LLC dan Meituan-Dianping (platform online Tiongkok). Selain itu, dikabarkan bahwa PT.Djarum pun telah merapat dan siap untuk berinvestasi dengan nilai yang mendekati Astra. Uuwwwooowww…!!

Investasi Honda Global pada Grab

Sekali lagi, meskipun bentuk kerjasamanya belum terlihat, namun ya… namanya Astra plus Gojek, mindset banyak orang tentu mengarah pada motor Honda = ojek. Kalau menurut Wak Haji (TMCblog), ujung-ujungnya akan sama dengan Investasi Honda Global yang kabarnya telah menyuntik dana senilai US$750 Juta demi Menaikkan Nilai kapital GRAB menjadi US$3 miliar (Rp40 triliun). Pungkasnya ya bisnis, gitu lah…

Mungkin nantinya akan ada sarana khusus yang mempermudah para driver Gojek dalam pemilikan motor Honda? Atau mungkin ada diskon khusus dalam hal perawatan di AHASS? Dan itu merupakan bisnis dengan potensi yang cukup besar, mengingat angka 850,000 bukanlah jumlah yang sedikit.

Kerjasama Honda – Gojek

Sebetulnya, menurut kabar lain, sebelumnya memang telah terjalin kerjasama antara Honda dengan Gojek. Yakni cara pemilikan sepeda motor dengan angsuran senilai Rp20,000-Rp50,000 perhari yang dipotong langsung dari pendapatan driver. Tapi saat itu induk semangnya si Honda, yakni Astra, belum ikut turun langsung. Jadi, kalau sekarang induknya sudah turun, maka ada pula kemungkinan akan terjalin kerjasama pada armada roda 4. Misalnya mobil Agya, Ayla atau pun Calya.

Kerjasama Uber – Yamaha

Menurut kabar lain yang Mtb dapat, sebenarnya bukan hanya Honda yang turut berkecimpung didunia ojol. Yamaha pun sudah punya join dengan Uber motor dalam hal pengadaan kendaraan motor bagi mitra driver dengan angsuran Rp23,000/hari.

Tanggapan Mtb

Siapa sih Mtb? Wkwkwkwk…!! Iya sih, Mtb bukan siapa-siapa. Mau berkomentar atau pun tidak, tidak akan ada efeknya buat mereka. Namun sekedar berpendapat, Mtb rasa perlu untuk sharing pemikiran Mtb pada Om Bro sekalian.

Bagi Mtb, apa pun kerja sama siapa dengan siapa, nggak ngaruh. Toh semua itu tidak pernah membawa kesejahteraan bagi driver polosan (driver yang jujur). Berapa sih tarif ojek online? Apa artinya tarif murah meriah itu dibanding segala resikonya.

Insentif…?

…driver jujur tetap sulit meraih insentif. Dan kalau pun insentif tercapai, tetap tidak setimpal dengan cost-nya. Om Bro boleh cari tahu bagaimana skema insentif Gojek, Grab dan Uber di Jakarta (khususnya). Ujung-ujungnya tetap saja perusahaan dan driver pengantar tuyul yang sejahtera.

Dan sialnya… kemarin-kemarin ini mencuat perkara peraturan nomor 108 yang salah sasaran. Bukan mengatur aplikatornya tapi malah mengatur drivernya.

Platform penyedia aplikasi ojek online sekarang sudah bersaing dengan tidak sehat. Saling banting-banting harga tanpa peduli para driver yang berdarah-darah dilapangan. Trus… apa yang enak buat driver? Nol…!! (Mtb – Astra Gojek). Sumber: TMCblog

Related Post

Cara Grab Mendeteksi Driver Curang dari Pola Pemes... Motorisblog.com - Cara Grab mendeteksi driver curang... Om Bro / Sista yang pernah menjajal pekerjaan sebagai driver online tentu tahu sakitnya ditudu...
Penilaian GrabBike yang Wajib diketahui Agar Insen... Motorisblog.com - Penilaian GrabBike seolah sebuah momok yang menakutkan bagi para mitra driver yang jujur, Om Bro / Sista. Pasalnya, tidak jarang kej...
Insentif GrabBike, Skema Baru Januari 2018 Wilayah... Motorisblog.com - Insentif GrabBike. Om Bro / Sista para Grabbers... Mtb patut bersyukur karena menjadi driver Grab diwilayah Banjar, Jawa Barat. Pasa...
Selisih Waktu Tempuh Sepeda Motor vs Angkutan Umum Motorisweb.com - Motor vs Angkutan Umum. Belakangan ini, popularitas ojek online semakin naik seiring bertambahnya tingkat kemacetan dikota-kota besar...
Kelebihan Uber Motor dibanding Gojek dan Grab Motorisblog.com - Kelebihan Uber Motor dibanding Gojek dan Grab disini maksudnya bukanlah mutlak. Tapi hal ini hanya merupakan sedikit sharing dari Mt...
Grab Gacor Murni, Tips Gacor di Kota Kecil Tanpa K... Motorisblog.com - Grab gacor murni sebenarnya bukan perkara sulit, tapi memang perlu kesabaran dan ketekunan tingkat tinggi. Apa lagi untuk Om Bro / S...
Grab Menipu Mitra Selaku Driver? Mari Kita Kupas T... Motorisblog.com - Mtb rasa besar benarnya jika ada yang bilang bahwa Grab menipu mitra drivernya sendiri. Tapi, Om Bro... menurut hemat Mtb, perkara s...
Gojek vs Grab vs Uber, Komparasi Versi Mitra Drive... Motorisblog.com - Om Bro... Perkara komparasi Gojek vs Grab vs Uber sejatinya sudah banyak yang membahas. Tapi kebanyakan bahasan mereka dilihat dari ...
Tarif Grabbike per Km 2018 (Garut, Tasikmalaya, Ci... Motorisblog.com - Tarif GrabBike per km sekarang semakin semena-mena terhadap driver. Om Bro... Di wilayah Priangan Timur (Garut, Tasikmalaya, Ciamis,...
Ojek Online KlikQuick Bukan Sekedar Ojek, Tapi Mar... Motorisblog.com - Ojek online KlikQuick bukan sekedar ojek, tapi marketplace berbasis transportasi lokal. Inilah yang unik dan membedakan antara KlikQ...

Leave a Comment