Alasan Klakson Motor Honda Terbalik: Bukan Sekedar Style

Advertisement

Motorisblog.com – Om Bro! Alasan klakson motor Honda terbalik bukanlah hanya sekedar style saja, namun ada kepentingan lain yang lebih dari sekedar gaya. Setidaknya begitu menurut Instruktur Safety Riding Astra Honda Motor (AHM), Hendrik Ferianto kepada DetikOto.

Advertisement

Alasan Klakson Motor Honda Terbalik

Menurut Hendrik, desain atawa pemosisian tombol klakson motor Honda merupakan upaya agar pengendara motor tidak selalu mengandalkan klakson untuk hal-hal yang tidak perlu. Apalagi untuk mengintimidasi pengendara lain.

Dengan kata lain, pemosisian klakson  motor Honda, bertujuan untuk mengubah habit masyarakat dalam menggunakan klakson. Contohnya saat mau belok, kadang ada orang yang menekan tombol klakson dulu baru sein. Padahal yang benar adalah sein dulu, baru kemudian klakson.

Advertisement

Om Bro yang warga kota besar pasti sering mendengar atau bahkan mengalami intimidasi menggunakan klakson. Misale saja pada saat macet, orang-orang yang tidak sabaran biasanya akan menekan tombol klakson secara terus-menerus. Akhirnya orang yang merasa terganggu akan marah pada si pemencet klakson dan ujung-ujungnya dapat menimbulkan keributan.

Kalau Mtb tidak salah ingat, untuk motor komersil entry level, Honda mengawali posisi tombol klakson terbaik adalah dari generasi Honda Blade dan Honda Revo 110, yaitu pada tahun 2008-2009.

Namun saat itu Mtb tidak mendapati penjelasan dari AHM mengenai apa tujuan dari perubahan posisi tersebut. Saat itu Honda hanya mengatakan bahwa desain seperti itu adalah gaya Eropa.

Tombol Klakson Honda Spacy

Biasanya orang yang sebelumnya telah terbiasa menunggang motor merk lain, ia akan merasa canggung dengan posisi tombol klakson motor Honda yang ada pada bagian tengah. Terbalik dengan posisi tombol klakson motor merk lain yang umumnya ada pada posisi paling bawah.

Tapi kalau Om Bro sudah terbiasa, nanti lama-lama ngga akan kagok lagi.

Hubungan posisi tombol klakson motor Honda dengan gaya Eropa

Kalau kita hubungkan antara posisi tombol klakson motor Honda dengan gaya Eropa, sepertinya memang ada hubungannya.

Begini Om.

Beberapa waktu yang lalu Mtb pernah menuliskan artikel tentang kemacetan Jakarta berbanding kota negara-negara Eropa. Singkatnya, kemacetan lalu lintas Eropa lebih teratur ketimbang Jakarta. Orang-orangnya tertib mengantri dalam kemacetan.

Nah. Uniknya orang-orang Eropa dan Amerika jarang menggunakan klakson jika memang tidak penting. Jadi jika mereka menggunakan klakson, maka hampir pasti saat itu sedang ada masalah. Misalnya sedang terjadi sesuatu hal yang telah menimbulkan kemarahan seseorang.

Sama sekali berbeda dengan kondisi Indonesia yang seringkali klakson kita bunyikan untuk sesuatu hal yang sebenarnya tidak penting.

Nah. Sepertinya hal itulah yang menjadi alasan bagi Honda untuk menukar posisi tombol antara klakson dengan sein, yaitu untuk merubah kebiasaan masyarakat.

Untuk mengubah kebiasaan supaya penggunaan Klakson hanya untuk mendahului atau untuk memberi peringatan bahaya saja. Bukan untuk “marah-marah” pada saat macet ataupun lampu merah. (Mtb).

Advertisement

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *