alasan klakson motor honda terbalik

Alasan Klakson Motor Honda Terbalik Bukanlah Sekedar Meniru Gaya Eropa

Motorisblog.com – Alasan klakson motor Honda terbalik bukanlah sekedar meniru gaya Eropa, tapi ada maksud yang lebih penting dari pada hanya sekedar style. Setidaknya begitu menurut Instruktur Safety Riding Astra Honda Motor (AHM), Hendrik Ferianto. Menurutnya, desain tersebut adalah upaya agar pengendara motor tidak selalu mengandalkan klakson, apalagi untuk mengintimidasi pengendara lain. Dengan kata lain, cara tersebut adalah untuk mengubah habit masyarakat kita dalam menggunakan klakson. Contohnya saat mau belok, kadang ada orang yang menekan tombol klakson dulu baru sein. Padahal yang benar adalah sein dulu, baru kemudian klakson.

Om Bro / Sista yang tinggal dikota-kota besar pasti sering mendengar atau bahkan mengalami intimidasi menggunakan klakson. Misalnya pada saat macet, orang-orang yang tidak sabaran biasanya akan menekan tombol klakson secara terus-menerus. Akhirnya, orang yang merasa terganggu akan marah pada si pemencet klakson dan ujung-ujungnya dapat menimbulkan keributan.

Kalau Mtb tidak salah ingat, untuk motor komersil entry level, Honda mengawali posisi tombol klakson terbaik adalah dari generasi Blade 110 dan Absolute Revo. Yaitu pada tahun 2009. Namun… saat itu tidak ada penjelasan dari AHM mengenai apa tujuan dari dari perubahan posisi tersebut. Saat itu Honda hanya mengatakan bahwa desain tersebut merupakan gaya Eropa.

alasan klakson motor honda terbalik

Biasanya, orang yang terbiasa menunggang motor merk lain akan merasa canggung dengan posisi tombol klakson yang ada ditengah. Terbalik dengan posisi tombol klakson motor merk lain yang umumnya ada pada posisi paling bawah. Tapi bagi pemilik motor Honda, lama-kelamaan akan jadi terbiasa.

Hubungan antara posisi tombol klakson motor Honda dengan gaya Eropa

Kalau dihubung-hubungkan dengan antara posisi tombol klakson motor Honda dengan Eropa, sepertinya memang ada hubungannya…

Begini…

…beberapa waktu yang lalu Mtb pernah menuliskan artikel perkara kemacetan lalu-lintas di Eropa. (Katanya), situasi lalu lintas pada saat macet disana lebih teratur. Tidak semrawut seperti di Indonesia. Orang-orangnya pada tertib mengantri dalam kemacetan.

Selain itu, di Eropa dan Amerika sana jarang sekali terdengar suara klakson. Jadi jika dijalan ada suara klakson ditekan, maka (hampir) dapat dipastikan disitu sedang ada masalah yang (misalnya) telah menimbulkan kemarahan seseorang. Sama sekali berbeda dengan kondisi di Indonesia dimana sering-kali klakson dibunyikan untuk sesuatu hal yang sebenarnya tidak penting.

Nah… sepertinya hal itulah yang menjadi alasan bagi Honda untuk menukar posisi tombol antara klakson dengan sein. Intinya untuk merubah kebiasaan masyarakat. Untuk mengubah kebiasaan supaya penggunaan Klakson hanya untuk mendahului atau untuk memberi peringatan bahaya. Bukan digunakan untuk “marah-marah” di saat macet atau pun saat lampu merah. (Mtb – Alasan klakson motor Honda terbalik). Sumber: detikcom

Tinggalkan Komentar