Akibat Tidak Memakai Helm Saat Berkendara: Bak Bunuh Diri

Advertisement

Motorisblog.com – Om Bro! Akibat tidak memakai helm saat berkendara bisa fatal. Namun jika tidak terjadi kecelakaan, artinya tidak ada akibat apa-apa.

Advertisement

Atau jika tidak terkena tilang polisi, berarti juga tidak ada akibat apa-apa.

Tapi apakah Om Bro yakin tidak akan terjadi apa-apa saat Om Bro berkendara menunggang motor?

Amit-amit sih ya Om. Setiap kita pasti tidak ada yang ingin celaka. Semua makhluk hidup pasti ingin selamat dari marabahaya apapun, termasuk resiko kecelakaan.

Tapi seringkali harapan tersebut tidak berimbang dengan usaha yang maksimal. Padahal kita semua tahu bahwa mencegah adalah lebih baik daripada mengobati.

Mtb sering dengar alasan orang-orang yang tidak mau pakai helm karena jarak dekat.

Atau ada juga yang beranggapan tidak perlu pakai helm karena tidak ada polisi yang berjaga.

Dan yang lebih aneh lagi, ada orang yang beralasan merasa pusing saat menggunakan helm.

Lah. masa iya kepala jadi pusing? Kalaupun iya, apakah Om Bro akan memilih resiko kepala bocor atau bahkan pecah ketimbang sedikit pusing karena pakai helm?

Terus yang lebih menjengkelkan lagi kalau ada bocah-bocah berseragam sekolah yang sok kegantengan. Mereka malas pakai helm karena takut tatanan rambutnya rusak. Padahal kalau tertangkap razia juga mereka mewek-mewek. Ujung-ujungnya orang tua juga yang harus bayar denda tilangnya.

Hadeuh.

Akibat Tidak Memakai Helm Saat Berkendara

Om Bro. Jika kita perhatikan dari berbagai kasus kecelakaan motor, rata-rata korban meninggal ialah karena luka serius pada bagian kepala. Karena itulah perkara penggunaan helm sampai ada aturannya dalam undang-undang.

Advertisement

Kemudian pada masa lalu Mtb juga pernah membaca suatu tulisan yang menyebutkan bahwa mengendarai sepeda motor memiliki resiko kecelakaan hingga 17 kali lipat ketimbang mengendarai mobil. Karena itulah kita wajib menggunakan kelengkapan berkendara sepeda motor, termasuk helm, jaket dan sepatu.

Lantas Mtb juga pernah membaca pernyataan dari Instruktur Safety Riding Astra Honda Motor (AHM), Hendrik Ferianto pada DetikOto. Bahwa bermotor tanpa helm itu ibarat melakukan percobaan bunuh diri.

Sepertinya pernyataan itu agak berlebihan, tapi jika kita cerna lagi, ada benarnya juga.

Maksudnya begini.

Memang benar, yang namanya nyawa itu urusannya dengan takdir. Namun kita sebagai manusia, wajib berikhtiar untuk keselamatan jiwa kita.

Lantas apa hubungannya dengan helm?

Hubungannya begini.

Mtb yakin Om Bro sekalian tahu resiko berkendara motor tanpa menggunakan helm, yaitu resiko cedera pada bagian kepala, bahkan resiko meninggal jika terjadi kecelakaan.

Nah. Kalau Om Bro sudah tahu resikonya tapi masih tetap melanggar, maka berarti Om Bro sama saja seperti mencoba bunuh diri.

Tapi kan nggak pasti akan celaka?

Lah iya. Tidak pasti celaka. Namanya juga “Percobaan”.

Tapi juga tidak pasti akan selamat.

Jadi kalau setelah tanpa menggunakan helm itu Om Bro masih selamat, itu ibarat Om Bro gagal melakukan bunuh diri. Begitu kira-kira maksud ungkapan Hendrik tadi. (Mtb).

Advertisement

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *