Akibat Filter Udara Kotor Bikin Boros Bahan Bakar…

Motorisblog.com – Om Bro…!! Bagi orang yang jeli membaca buku pedoman pemilik (buku panduan manual) motor, pastinya ia akan menemukan bahasan tentang filter udara kotor bikin boros. Hal itu berlaku untuk semua motor, baik motor manual atau pun motor matic.

Namun demikian, motor jenis skutik cenderung memiliki resiko yang lebih tinggi.

Betul Om… Dari berbagai sumber yang Mtb ciduk, semua sepakat bahwa akibat filter udara kotor ialah konsumsi bahan bakar yang menjadi lebih boros.

Selain boros bahan bakar, efek filter udara kotor juga membuat tarikan mesin jadi melempem akibat suplai udara ke ruang bakar yang tidak lancar.

Penyebab filter udara kotor yang paling umum ialah adanya debu-debu halus yang masuk ke dalam box filter udara.

Jika membandingkan antara tiga jenis motor, yakni motor sport (motor laki), motor cub (motor bebek), dan motor skutik, jenis bebek dan skutik punya posisi filter udara yang lebih rendah dibanding motor model sport. Karenanya, filter motor bebek dan skutik memerlukan perhatian lebih dari Om Bro sekalian sebagai pemiliknya…

Kenapa…??

Karena posisi box filter udara yang lebih rendah membuatnya lebih mudah kotor dan gampang kemasukan air kala hujan & banjir di jalanan. Kotoran-kotoran yang masuk ke dalam box filter itu lama-kelamaan akan terkumpul, menumpuk dan pada akhirnya menyumbat suplai udara ke ruang bakar.

Nah, salah dua dari dampak filter udara kotor ialah seperti yang telah Mtb sebutkan di atas, yakni tarikan motor jadi ngempos, dan konsumsi bahan bakar jadi lebih boros.

Untuk mengatasi pengaruh filter udara kotor pada motor, cara yang paling benar ialah dengan melakukan perawatan berkala (servis rutin) setiap 3000 km – 4000 km sekali di bengkel terpercaya, baik bengkel umum atau pun bengkel resmi.

Dengan perawatan berkala, maka filter udara akan secara rutin dibersihkan, dan pada interval waktu tertentu akan diganti (sesuai dengan jadwal yang dianjurkan pada buku pedoman pemilik motor).

Untuk filter udara jenis basah, biasanya pabrikan tidak menganjurkan perawatan berkala. Filter udara tipe basah harus langsung diganti ketika telah tiba jadwal penggantian atau sudah terlampau kotor.

Namun pemilik dealer mokas ‘Tirta Motor’ Kranji, Bekasi – Dul Ahmadi, berpandangan lain. Menurutnya, filter udara tipe basah pun dapat dibersihkan dengan cara dicuci, kemudian dikeringkan dan diberi oli. (Viva, 22/3/2018). (Mtb – Tanda filter udara kotor).

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: