5 Tips Berkendara Saat Puasa (Berkendara Aman di Bulan Puasa)

Motorisblog.com – Om Bro…!! Guna keamanan dan keselamatan berkendara, penting kiranya kita mengetahui beberapa tips berkendara saat puasa yang berikut ini…

Hokeh Om… Tanpa panjang-panjang muqaddimah, berikut ini Mtb rangkum beberapa tips berkendara di bulan puasa dari External Affairs & Communications Director General Motor Indonesia, Yuniadi Haksono Hartono (DetikOto, 13/5/2019), dan dokter Rumah Sakit Pertamina Jaya, dr.Daniel Bramantyo (Kompas, 12/5/2019).

Tips berkendara Aman di Bulan Puasa

1. Jaga Kecepatan Aman
Ketika berpuasa, badan tidak sebugar saat tidak berpuasa. Rasa kantuk mudah menyerang, dan tingkat konsentrasi mudah menurun. Selain itu, kemampuan spasial (melihat jarak, membaca kecepatan) pun tidak maksimal. Reaksi saat mengemudi bisa jadi lebih lambat. Karenanya, sangat penting untuk menjaga kecepatan pada batas aman. Karena banyak kecelakaan yang terjadi akibat kantuk dan kecepatan yang berlebihan.

2. Optimalkan Waktu Tidur
Di bulan puasa, jam tidur kita terpotong waktu sahur Om… Sementara kombinasi dari kurangnya tidur ditambah badan yang lemah, akibatnya rasa kantuk mudah muncul.

Akibat lelah dan ngantuk, jelas tingkat konsentrasi pun tidak maksimalkan. Karenanya, optimalkan jam tidur… Kurangi aktivitas yang mengganggu jam istirahat, yang bukan prioritas dan yang kurang bermanfaat.

3. Kendalikan Emosi
Om Bro…!! Saat lapar dan dahaga, emosi jadi mudah terpancing. Sementara situasi lalu lintas yang macet pun mudah memancing emosi. Jadi ini kombinasi dua kondisi yang betul-betul menuntut kita untuk mengendalikan emosi dengan sebaik-baiknya…

Biasanya, tingkat kemacetan semakin parah menjelang jam buka puasa. Hal itu terjadi karena setiap pengendara tergesa-gesa ingin segera sampai rumah untuk berbuka puasa bersama keluarga.

Tapi Om… Dari beberapa kali menghabiskan Ramadhan di Jakarta, lama-kelamaan Mtb menyadari bahwa sikap tergesa-gesa itu hanyalah sia-sia belaka. Percuma… Kita mengumbar emosi pun tidak akan menyingkirkan kemacetan dari hadapan kita. Yang ada kita malah buang-buang energi, bahkan malah merusak puasa kita sendiri. So… Lebih bijak kalau kita tetap tenang. Jika pun pada akhirnya kita harus kemagriban dijalan, ya sudah… Bersyukur saja dan berbukalah dijalan.

Tapi satu hal yang harus Om Bro ingat… Berbukalah di tepi jalan. Jangan ditengah jalan. Wkwkwkwk…!!

Tambah parah macetnya kalau berbuka di tengah jalan…

Iya Om… Saat berpuasa dan terjebak kemacetan, atur pikiran positif… Bersabar… Jaga emosi agar tetap terkendali… Tetap mengemudi secara santun agar tak mengganggu pengguna jalan lain.

4. Jika Mungkin, Tetaplah Terhibur
Bagi pengendara motor, sepertinya sulit untuk membuat diri tetap terhibur saat dalam perjalanan. Tapi untuk Om Bro yang mengendarai mobil, Om Bro dapat memanfaatkan radio atau in-car entertainment untuk menghibur diri.

Apa gunanya??

Hati yang terhibur dapat membantu menstimulus pikiran agar tetap jernih. Selain itu, hati yang terhibur pun dapat membuat mood tetap baik… Mengurangi tingkat stress, juga menetralisir emosi yang dapat membuang banyak energi.

5. Perhatikan Asupan Gizi
Pastikan tubuh kita selalu mendapat asupan gizi yang baik, juga selalu terhidrasi dengan baik. Hindari makanan yang pedas dan asam… Dianjurkan mengkonsumsi karbohidrat kompleks dari nasi merah, ubi, jagung, roti gandum, atau lainnya. Juga cukupkan asupan protein dan lemak. Jika mungkin, konsumsi jus buah saat berbuka dan makan sahur.

Apa manfaatnya??

Asupan karbohidrat kompleks akan menjaga badan menjadi tidak mudah lemah di siang hari… Mengkonsumsi jus buah akan memberikan asupan vitamin dan nutrisi yang baik, juga menjaga proses pencernaan tetap lancar dan baik.

Lantas, bagaimana dengan makanan yang asam dan pedas??

Makanan yang asam dan pedas dapat mengganggu fungsi lambung dan pencernaan. Sementara jika Om Bro terserang asam lambung, maka tingkat konsentrasi saat berkendara pun jadi mudah menurun.

Satu hal lagi…, pastikan tubuh selalu terhidrasi dengan baik dengan minum air putih delapan gelas per hari. Yaitu sejak berbuka puasa sampai selesai santap sahur.

Om Bro…!! Selama bulan suci Ramadhan, umat Islam diseluruh dunia menjalankan ibadah puasa. Kita menahan lapar, dahaga, serta mengendalikan emosi selama sekira 13 jam lamanya setiap hari. Badan tentu lemah. Fungsi kognitif menurun… Efeknya, tingkat konsentrasi terganggu. Mengantuk… Menguap… dan hal-hal lainnya dapat membuat Om Bro lambat menyadari keberadaan rambu lalu lintas di jalanan.

Tapi… Aktivitas sehari-hari harus tetap dijalani…

Nah, 5 tips diatas dapat membantu kita sekalian dalam berkendara secara aman selama berpuasa. (Mtb).

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: