10 Tips Berkendara Aman, Simple Tapi Kadang Terabaikan

Motorisblog.com – Om Bro…!! Utamanya bagi kita sekalian yang sehari-hari beraktifitas di jalanan, Mtb punya 10 tips berkendara aman. Beberapa saran ini sebetulnya simple, tapi kadang sering terabaikan sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Langsung cekidot bae lah ya Om…

Cara-cara Berkendara dengan Aman

1. Pahami Karakter Kendaraan, Utamanya Jika Kendaraan Pinjaman
Ketika kita berkendara menggunakan motor/mobil milik sendiri, pastinya kita sudah faham dengan kendaraan tersebut. Lah iya… Lah wong sehari-hari kita tunggangi…??

Namun ada kalanya karena sesuatu hal, kita harus meminjam kendaraan milik orang lain. Misale saja motor milik teman, atau pun mobil rental.

Pada kondisi seperti itu, Om Bro jangan langsung tancap gas bae. Pahami dahulu karakter kendaraannya… Pahami tarikan gas-nya, daya remnya, kemudinya, dan lain sebagainya. Dengan begitu, Om Bro dapat memprediksikan bagaimana dampak saat Om Bro berakselerasi, menikung, ataupun ketika mengerem.

2. Berkendara Secara Smooth
Jangan menginjak pedal gas mobil/memutar grip gas motor secara mendadak dan sekaligus. Soale cara tersebut dapat menyebabkan ban slip dan laju kendaraan keluar dari kontrol.

3. Jaga Jarak Aman
Utamanya ketika Om Bro melaju dengan kecepatan di atas 40 km/jam. Dengan memperhatikan jarak aman, kita dapat menghindari tabrakan atau pun tabrak belakang.

4. Awas Situasi Sekitar
Ikuti arus kecepatan rata-rata kendadaan lain. Berkendara sesuai lajurnya. Jika pelan, melajulah di sisi kiri, dan jika kencang atau hendak menyalip, gunakan lajur kanan.

Perhatikan dengan seksama jikalau tiba-tiba ada kendaraan lain yang muncul dari dalam gang.

5. Lepaskan Pandangan Jauh ke Depan
Dengan pandangan yang luas, kita jadi bisa memperhitungkan kecepatan dan jarak aman berkendara.

Dengan pandangan jauh ke depan, kita jadi mudah memetakan kondisi jalanan.

Dengan pandangan jauh ke depan, kita jadi bisa mengantisipasi adanya lubang jalanan atau pun tikungan tajam.

6. Pastikan Situasi Aman di Persimpangan
Waspada saat hendak memutar arah di U-turn atau saat hendak berbelok di persimpangan. Jangan yakin pisan bahwa kendaraan lain akan berhenti dan memberi jalan pada kita. Justru kita yang harus berhenti jika ada kendaraan dari lawan arah yang jaraknya sudah tidak terlalu jauh.

7. Waspadai ‘Blind Spot’ (Titik Buta)
Blind spot ialah area di sekitar kita yang tidak terpantau mata dan spion. Waspada karena sewaktu-waktu bisa ada kendaraan lain yang berada di posisi tersebut.

8. Gunakan Spion Sebagaimana Mestinya
Intip spion sebelum bermanuver, berbelok, atau pun berpindah lajur. Jangan gunakan spion segede upil yang hanya bisa buat ngintip jerawat doang. Spion variasi model begitu tidak memiliki jangkauan pandang yang maksimal.

Pahami bahwa spion adalah perangkat keamanan… Bukan semata-mata syarat lulus dari ancaman tilang polisi…

9. Jangan Melakukan Aktifitas yang Dapat Memecah Konsentrasi
Jangan menggunakan Handphone saat mengemudi.

Hindari makan dan minum saat mengemudi.

Fokus dan jangan mengobrol dengan orang lain apalagi ngomong sendiri (Wkwkwk…!!).

Jangan setting GPS (navigasi) sambil mengemudi.

Jangan memaksakan diri jika mengantuk.

Jangan mabuk (jangan minum alkohol atau semacamnya) sebelum dan saat mengemudi.

Jangan lakukan aktifitas tidak penting, misale mengganti channel radio, dan lain-lain saat mengemudi.

Jika memang Om Bro harus melakukan hal-hal di atas, sebaiknya menepi dan berhenti dahulu di tempat yang aman.

10. Jaga Emosi
Jangan seperti orang kampungan yang mudah terpancing amarah saat disalip kendaraan lain. Ingatlah bahwa jalan raya bukanlah sirkuit.

(Mtb – Berkendara yang aman – Cara berkendara aman).

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: